Kawasan Udayana Bersolek: 105 PKL Direlokasi ke Eks Bandara, Trotoar Mulai Ditata Ulang
Mataram (NTBSatu) – Kawasan Udayana, Kota Mataram kini mulai menanggalkan kesan semrawut. Hal ini seiring dengan langkah masif Pemerintah Kota Mataram dalam melakukan penataan pedagang dan infrastruktur.
Ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang sebelumnya memadati trotoar, kini resmi pindah ke dalam kawasan Eks Bandara Selaparang untuk mengembalikan fungsi fasilitas publik.
Kepala Satpol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi mengatakan, proses relokasi ini telah melalui pendataan yang ketat. Tujuannya, untuk menghindari adanya “penumpang gelap”.
Menurutnya, kepastian lokasi bagi pedagang adalah prioritas utama agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban.
“Data yang ada sama kita itu 105 PKL. Kabarnya akan ada penambahan, tetapi itu kewenangan dari pihak Angkasa Pura,” ujar Irwan Rahadi, Selasa, 3 Maret 2026.
Pihaknya memastikan, seluruh PKL ini beraktivitas menggelar lapak dagangannya di dalam kawasan eks bandara yang manajemen Koperasi Angkasa Pura kelola. Irwan juga menjelaskan, pengawasan di lapangan tidak akan kendor karena telah dibentuk tim khusus.
“Sudah ada Tim Satuan Tugas Penataan dan Penertiban PKL Kawasan Udayana dan sekitarnya. Ketuanya Pak Sekda, saya selaku koordinator lapangan,” tegasnya.
Dampak Ekonomi dan Transformasi Trotoar
Senada dengan hal tersebut, Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengungkapkan, relokasi ini justru membawa dampak positif bagi para pedagang. Keamanan dan kenyamanan fasilitas parkir di lokasi baru menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Perputaran ekonomi itu kita evaluasi langsung kemarin, orang yang berkunjung setelah masuk ke eks Bandara itu ekspansinya jauh lebih besar. Karena dia bisa parkir lebih lama, lebih aman, dan lebih leluasa,” ungkap Martawang.
Ia juga memaparkan, rencana pengerjaan fisik trotoar yang mulai dieksekusi hari ini oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram untuk mengubah wajah Udayana menjadi lebih asri.
“Di depan Swalayan Mario itu nanti trotoarnya kan lebarnya sekitar 3,5 meter. Karena lebar seperti itu, kita modifikasi. Mulai hari ini, Dinas PU akan membongkar, lalu kemudian nanti trotoarnya itu akan ditata untuk menambah juga fungsi taman yang ada di sana,” jelas Martawang. (*)



