Musik

Perjalanan 16 Tahun Lagu “Kembali” La Hila, dari Panggung Festival ke Industri Digital

Mataram (NTBSatu) – Setelah menunggu 16 tahun untuk merilis lagu di industri musik secara profesional, bagi Nico Gusriyanda dan Amrillah (Ame) merupakan perjalanan pendewasaan religi bagi mereka.

Lagu bertajuk “Kembali” menjadi karya religi yang mereka ciptakan pada 2010 silam. Seluruh pendengar bisa mendengarkannya pada 20 Februari 2026 di seluruh platform digital.

“Kembali” sudah melewati berbagai fase. Mulai dari mencari ide, coretan lirik sederhana, hingga menjadi langganan juara di berbagai festival musik nasional.

Dari Panggung Festival ke Layar Kaca

Lagu bertajuk “Kembali” bukan lagu baru bagi pendengar setia lagu religi. Sejak disempurnakan pada 2015, lagu ini mendapat banyak penghargaan. Mulai dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Baznas, hingga ajang pencarian bakat di RCTI (MNC Group).

Bahkan lagu ini pernah dibawakan langsung oleh La Hila saat tampil dalam program televisi Rumah Mamah Ami tahun 2018, yang dipandu langsung oleh Raffi Ahmad.

Kesempatan itu menjadi momen besar memasarkan lagu “Kembali”, hingga memiliki potensi besar menembus pasar nasional.

Sentuhan Sang Lagenda dan Lebih dari Sekadar Musik

Memasuki 2026, lagu ini bukan lagi sebagai lagu festival. Produksinya naik kelas dengan menggandeng musik nasyid, bersama Ustaz Agus Idwar.

Sebagai produser utama, personel Snada tersebut memberikan sentuhan magis yang memperkuat kedalaman pesan spiritual lagu.

Nico Gusriyanda menjadikan lagu ini sebagai langkah reflektif di masa hiruk pikuk dunia modern. Harapannya, lagu “Kembali” bisa menjadi pengingat untuk memperbaiki diri.

Mulai 20 Februari 2026, penantian selama 16 tahun akan resmi berakhir. “Kembali” akan melebarkan panggungnya bukan berakhir di panggung festival. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button