Lombok Barat

Dinas Dikbud Lobar akan Luncurkan Aplikasi SILORA, Permudah Akses Informasi Kebudayaan

Lombok Barat (NTBSatu) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat (Dikbud Lobar), akan meluncurkan aplikasi SILORA (Sistem Informasi Kebudayaan Lombok Barat). Tujuannya, sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital di sektor kebudayaan.

Aplikasi ini untuk memuat data lengkap terkait objek pemajuan kebudayaan yang ada di Lombok Barat.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lobar, Hirman Zulkarnaen mengatakan, selama ini kebudayaan kerap dipersepsikan secara sempit. Hanya sebatas seni pertunjukan, padahal objek pemajuan kebudayaan memiliki cakupan yang jauh lebih luas.

“Objek pemajuan kebudayaan itu ada 11 item, tidak hanya seni. Di dalamnya ada manuskrip, tradisi lisan, ritus, adat istiadat, teknologi tradisional, bahasa, permainan rakyat, sampai cagar budaya,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 12 Februari 2026.

Menurutnya, SILORA menjadi solusi atas keterbatasan akses informasi kebudayaan yang selama ini masih bersifat manual dan tidak terintegrasi.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat maupun wisatawan dapat mengetahui lokasi dan informasi kebudayaan secara langsung.

“Kalau sekarang orang mau tahu di mana posisi cagar budaya atau event budaya, harus cari manual. Dengan aplikasi ini, tinggal klik, langsung diarahkan ke lokasinya,” jelasnya.

Selain memuat data cagar budaya dan warisan budaya tak benda, SILORA juga akan menampilkan informasi kesenian tradisional. Kemudian, jadwal pertunjukan, hingga kalender event budaya yang berlangsung sepanjang tahun di Lombok Barat.

“Di aplikasi itu nanti ada fitur penjadwalan event budaya. Jadi dalam satu tahun, eventevent budaya Lombok Barat sudah terintegrasi dan bisa masyarakat akses,” katanya.

Tingkatkan Indeks Pemajuan Kebudayaan

Hirman menambahkan, pengembangan SILORA juga sejalan dengan program Pemkab Lombok Barat dalam meningkatkan indeks pemajuan kebudayaan. Sekaligus, mendukung misi pembangunan daerah melalui digitalisasi layanan publik.

“Semua program pemajuan kebudayaan, baik perlindungan, pengembangan, hingga pencatatan, kami tuangkan dalam satu aplikasi. Ini bagian dari strategi peningkatan kualitas layanan kebudayaan,” tutupnya.

Saat ini, aplikasi SILORA telah memasuki tahap akhir pengembangan dan sudah bisa di perangkat Android. Rencananya, peluncuran resmi aplikasi tersebut bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Lombok Barat pada 14 April mendatang. (Zani)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button