Kasus Pembunuhan Diduga Pengaruh Ganja, Deteksi Dini Narkoba di Kalangan ASN Pemkot Mataram Diperketat
Mataram (NTBSatu) – Kasus pembunuhan ibu oleh anak kandung di kawasan Monjok Baru, Kota Mataram, yang viral akibat penyalahgunaan narkotika jenis ganja, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram memperkuat langkah deteksi dini. Khususnya indikasi penyalahgunaan narkoba di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mataram bersama Pemkot Mataram menggelar tes urine terhadap ratusan ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Kepala BNN Kota Mataram, Kombes Pol Yuanita Amelia Sari mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap 459 pegawai yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta dinyatakan negatif narkotika,” ujar Yuanita kepada NTBSatu, Senin, 2 Februari 2026.
BNN Kota Mataram menyasar tujuh Organisasi Perangkat Daerah, yaitu Dinas Kesehatan dengan 100 pegawai. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) 62 pegawai. Dinas Perdagangan 111 pegawai, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan 27 pegawai.



