Sumbawa

80 Persen Wilayah Sumbawa Rawan Bencana, BPBD Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Cuaca Ekstrem

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto mengatakan, pihaknya terus bersiaga seiring meningkatnya intensitas curah hujan dan potensi cuaca ekstrem.

Ia menyebutkan, BPBD Sumbawa telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) guna merespons berbagai potensi kebencanaan.

“Kami siap siaga menghadapi kondisi seperti ini. BPBD telah menyiapkan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk merespons berbagai potensi kebencanaan. Kami juga terus memantau informasi perkembangan cuaca melalui media, grup koordinasi, dan berbagai sumber lainnya,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis, 15 Januari 2026.

IKLAN

Rusdianto menegaskan, BPBD Sumbawa secara rutin menjalin koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta lintas sektor. Tujuannya, memperkuat kesiapsiagaan menjelang puncak musim hujan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan BMKG dan lintas sektor. Saat ini wilayah Sumbawa mulai memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga bulan depan. Karena itu, seluruh sektor kebencanaan harus meningkatkan kesiapsiagaan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Sumbawa memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap berbagai jenis bencana. Di antaranya, banjir, banjir rob, pohon tumbang, angin puting beliung, dan tanah longsor.

“Saat ini, wilayah Sumbawa rawan terhadap banjir, rob, pohon tumbang, angin puting beliung, dan longsor. Hampir 80 persen wilayah berpotensi terdampak, tergantung pada titik curah hujan yang tinggi,” ungkapnya.

Melalui kesempatan tersebut, BPBD Sumbawa mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca dan perkembangan di lapangan, serta segera melapor jika terjadi keadaan darurat,” imbaunya (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button