Daerah NTB

Misteri Makam “Anak Iwok” Lombok, Pusara Tanpa Nama yang Mengikat Ribuan Doa

Mataram (NTBSatu) – Banyak makam yang menarik perhatian di beberapa wilayah Lombok karena kesendiriannya, dikenal dengan istilah Makam “Anak Iwok”. Makam tersebut menjadi peristirahatan terakhir bagi jiwa tanpa nama, identitas, keluarga, bahkan silsilah.

Dalam tradisi masyarakat Lombok, kata “Anak Iwok” memiliki arti seorang yatim piatu atau mereka yang mutlak hidup sebatang kara. Jadi, makam tersebut milik mereka yang meninggal tanpa pengakuan dari keluarga mana pun.

Makam “Anak Iwok” tersebar di berbagai wilayah Lombok, salah satunya di hutan Gunung Janggot, Kecamatan Jonggat. Ada dua makam yang masyarakat keramatkan dan mendapat gelar syekh.

Selain itu, di Dusun Praba, Desa Batu Mekar, Kecamatan Lingsar, juga terdapat Makam Anak Iwok dengan panjang hampir 100 meter. Konon sosok yang dimakamkan adalah anak raksasa yang hidup sebatang kara.

IKLAN

Meski sebagai Makam “Anak Iwok”, banyak yang percaya jika sosok yang berada di dalamnya bukan orang sembarangan. Ada juga yang menghubungkan dengan tragedi perang Lombok 1894, hingga masuknya keturunan Nabi (Sayyid) pada 1928.

Warga meyakini, beberapa makan tanpa nama milik seorang Sayyid. Sehingga, seringkali sebagai tempat berziarah karena merasa mendapat energi karomah spiritual.

Secara turun-temurun, banyak warga menjadi keluarga pengganti yang kerap kali berkunjung untuk merawat makam dan mengirimkan doa bagi jenazah.

Tidak ada yang tahu sosok sebenarnya di balik Makam “Anak Iwok”. Apakah jenazahnya korban perang, seorang syekh, pengembara, atau bahkan mereka yang benar-benar tidak memiliki keluarga.

Namun, fenomena sosial yang terjadi di tengah masyarakat seolah memastikan pemilik makam memiliki penghormatan yang layak, meski tidak ada yang mengetahui identitasnya.

Hingga saat ini, masih banyak peziarah yang datang ke Makam “Anak Iwok”. Keberadaannya tentu menjadi pengingat jika nama besar dan gelar tidak ada gunanya setelah kematian. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button