Polres Lombok Timur Tangkap Enam Imigran Ilegal asal Timur Tengah
Lombok Timur (NTBSatu) – Polres Lombok Timur, menangkap enam orang terduga imigran ilegal asal Timur Tengah di Kecamatan Jerowaru.
Tim gabungan Polairud, Polsek Keruak, Polsek Jerowaru, dan Samapta Polres Lombok Timur mengamankan para imigran tersebut pada Minggu malam, 11 Januari 2026.
Petugas menemukan enam imigran ilegal itu di sebuah homestay di Desa Ekas Buana, Jerowaru. Serta, di kawasan Tanjung Luar saat mereka hendak kembali ke kapal.
Para imigran menginap selama tiga hari tiga malam sebelum aparat melakukan penindakan. Polisi langsung membawa keenam imigran beserta sopir yang mengantarkan mereka ke Mapolres Lombok Timur, untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Aparat kini mendalami peran pihak-pihak yang terlibat dalam upaya masuknya imigran ilegal tersebut. Berdasarkan data kepolisian, rombongan imigran ilegal itu berjumlah sekitar 20 orang.
Mereka tiba di perairan Selatan Lombok Timur pada 4 Januari 2026, setelah kapal mengalami kerusakan teknis. Dalam kondisi tersebut, rombongan imigran sempat membeli air bersih di perairan Selatan Lombok Timur.
Setelah itu, para imigran berusaha melarikan diri ke daratan dengan bersembunyi di sejumlah lokasi. Dari total sekitar 20 orang, polisi baru berhasil mengamankan enam imigran, sementara sisanya masih dalam proses pencarian oleh aparat kepolisian.
Menurut sejumlah informasi, para imigran ilegal tersebut berencana masuk ke perairan Australia untuk mencari suaka tanpa dokumen administrasi kependudukan yang sah.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman membenarkan penangkapan enam imigran ilegal asal Timur Tengah tersebut. “Ada sekitar enam orang lagi diinterogasi di Polres,” ucapnya, Senin, 12 Januari 2026. (*)



