Fornas VIII 2025 Hidupkan Eks Bandara Selaparang sebagai Kawasan Rekreasi Olahraga Warga

Mataram (NTBSatu) – Eks Bandara Selaparang yang selama ini tidak lagi beroperasi sebagai fasilitas transportasi udara, kini kembali dimanfaatkan secara maksimal.
Dalam momentum penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025, kawasan ini menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan berbagai cabang olahraga masyarakat di Kota Mataram.
Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Mataram, Rudy Herlambang menjelaskan, pemanfaatan eks bandara ini tidak hanya bersifat sementara. Tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang, untuk menghidupkan kembali kawasan tersebut sebagai ruang publik yang aktif dan produktif.
“Selama Fornas VIII, sejumlah Induk Organisasi Plahraga (Inorga) akan bertanding di Eks Bandara Selaparang. Beberapa di antaranya adalah cabang layangan, sepeda BMX, serta Komite Sepeda Tua Indonesia (KOSTI),” ujarnya, Selasa, 29 Juli 2025.
Menurut Rudy, eks bandara memiliki keunggulan dari sisi luas area dan lokasi yang relatif jauh dari jalan raya. Sehingga, sangat ideal untuk pelaksanaan berbagai kegiatan olahraga.
Luas kawasan mencapai 67,98 hektare. Keamanan, kenyamanan, dan fleksibilitas ruang menjadi nilai lebih yang tidak dimiliki banyak lokasi lain di tengah kota.
“Kawasan ini sangat representatif untuk dimanfaatkan masyarakat. Daripada terbengkalai, justru lebih baik kita aktifkan kembali sebagai wadah berolahraga dan berekspresi bagi komunitas-komunitas olahraga rekreasi,” ujarnya.
Cocok sebagai Lokasi Olahraga Berkuda
Sebelumnya, Eks Bandara Selaparang juga telah digunakan untuk beberapa aktivitas seperti airsoft gun, panahan, dan senam. KORMI juga tengah menjajaki kemungkinan untuk menggelar olahraga berkuda dan panahan berkuda di kawasan ini.
“Lintasan pacu yang panjang sangat mendukung, termasuk untuk kegiatan seperti drumband,” tambahnya.
Lebih lanjut, Rudy menegaskan, keberadaan aktivitas olahraga di lokasi ini tidak mengganggu pengguna jalan, pedagang, maupun aktivitas warga lainnya. Justru dapat memberikan alternatif ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas fisik secara aman dan terorganisir.
Pasca Fornas VIII, KORMI Kota Mataram akan melakukan koordinasi dengan berbagai Inorga guna mendorong penyelenggaraan kegiatan secara rutin di kawasan eks bandara tersebut.
“Kami ingin area ini tetap hidup dan menjadi bagian penting dari gerakan membudayakan olahraga di tengah masyarakat,” tutupnya. (*)