AdvertorialNTB

Muhsinin Tour and Travel Tawarkan Haji Khusus, Warga NTB Bisa Berangkat Lebih Cepat

Mataram (NTBSatu) – Muhsinin Tour and Travel menggelar acara silaturahmi dengan ratusan calon jemaah haji khusus di Hotel Lombok Garden pada Sabtu, 11 Juli 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kedekatan emosional, sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai alternatif pendaftaran haji dengan masa tunggu yang jauh lebih singkat. Hal itu diungkapkan langsung oleh pemilik Muhsinin Tour and Travel, H. Ahmad Muharis.

“Kami ingin menjalin hubungan baik dengan para calon jemaah haji khusus ini. Supaya mereka merasa menjadi bagian dari keluarga besar terlebih dahulu,” ujarnya pada Sabtu, 11 Juli 2026.

IKLAN

Program ini cukup krusial karena masa tunggu pemberangkatan haji khusus hanya memakan waktu sekitar lima hingga tujuh tahun. Durasi ini lebih singkat dari antrean haji reguler di NTB yang saat ini sudah mencapai 30 hingga 40 tahun.

Melalui sosialisasi ini, perusahaan berupaya memberikan pemahaman ada jalur resmi yang bisa memangkas waktu tunggu secara signifikan bagi masyarakat yang mampu.

Kuota Sistem dan Legalitas

Sebagai informasi, Muhsinin merupakan agen perjalanan pertama di NTB yang mengantongi izin untuk memberangkatkan jemaah haji khusus sejak 2021. Saat ini, sistem internal perusahaan telah mencatat kurang lebih 250 calon jemaah yang masuk dalam antrean acara silaturahmi ini.

IKLAN

Muharis menegaskan, seluruh proses pendaftaran berjalan secara transparan dan mengikuti urutan porsi pendaftaran (by sistem). Secara nasional, pemerintah menetapkan kuota murni untuk haji khusus sebanyak 17 ribu orang.

“Jadi 17.000 itu tidak semuanya juga orang bisa untuk melunasi. Nah, itu yang kita harapkan masuk dalam urusan cadangan,” lanjutnya.

Sistem yang fleksibel ini memungkinkan jemaah yang berada dalam status cadangan untuk mengisi porsi jemaah lain. Khususnya bagi jemaah yang menunda atau tidak bisa melakukan pelunasan biaya.

Skema Biaya dan Fasilitas

Untuk mengikuti program ini, jemaah perlu menyiapkan biaya total berkisar antara Rp250-Rp270 juta, atau setara dengan 16 ribu dolar. Sistem pembayarannya menggunakan skema bertahap, calon jemaah wajib uang muka sebesar Rp80 juta untuk mengamankan nomor porsi.

Sementara itu, proses pelunasan baru akan berlangsung saat rilis kepastian tahun keberangkatan jemaah. “Pelunasan itu adalah ketika nanti pas kita mau berangkat. Jadi tidak harus sekarang untuk biaya itu,” ujarnya.

Meski pengelolaan haji khusus berada di bawah kendali perusahaan, namun visa yang digunakan resmi dari pemerintah. Muharis juga menyediakan berbagai fasilitas premium untuk menjamin kenyamanan jemaah, termasuk tim dokter.

Selain itu, Muhsinin Tour and Travel juga menerjunkan pembimbing ibadah bersertifikasi dan mutawif yang siap mengawal aktivitas jemaah selama 24 jam penuh. Khusus untuk pendaftaran sepanjang Juli 2026, perusahaan memberikan potongan harga langsung sebesar 500 dolar AS bagi calon jemaah baru. (*)

Artikel Terkait