Kebakaran Hanguskan Rumah Kios di Kuripan Selatan, Kerugian Capai Rp100 Juta
Lombok Barat (NTBSatu) – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah bangunan rumah kios beserta seluruh isinya di Dusun Aik Jambe, Desa Kuripan Selatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat pada Minggu sore, 5 Juli 2026. Kebakaran tersebut membuat kios milik Pak Mahir habis terbakar.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lombok Barat menduga kuat hubungan pendek arus listrik sebagai pemicu utama munculnya kobaran api. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut memicu kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah.
“Kami menerima informasi awal mengenai insiden kebakaran ini dari seorang warga bernama Bapak Krisna sekitar pukul 15.13 Wita. Begitu menerima laporan, personel Regu 1 dari Mabes Damkarmat Gerung langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” jelas Kepada Dinas Damkarmat Lombok Barat, Suherman dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 5 Juli 2026.
Respons Cepat Petugas Damkar
Suherman menjelaskan, pihaknya langsung menerjunkan dua unit mobil armada pemadam kebakaran begitu mendapat laporan dari warga.
Berkat kesiapan petugas, rombongan pemadam berhasil menembus jalur dan tiba di lokasi kebakaran pukul 15.20 Wita. Berselang tujuh menit setelah panggilan darurat masuk ke posko utama.
Langkah cepat ini sangat penting mengingat objek yang terbakar merupakan rumah kios yang menyimpan banyak barang dagangan mudah terbakar.
Begitu tiba di lokasi peristiwa, petugas langsung melokalisasi kobaran api agar tidak merembet ke bangunan rumah warga lainnya. Apalagi bangunan tersebut berada di sekitar area padat penduduk.
Gotong Royong Padamkan Api
Proses penjinakan api di lapangan berjalan dinamis berkat kerja sama yang solid antara petugas dan warga setempat. Masyarakat langsung bergotong-royong membantu petugas menyemprotkan air dan mengevakuasi sisa barang yang masih bisa terselamatkan.
Petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh kobaran api secara total setelah menghabiskan pasokan satu tangki air penuh dari armada mobil pemadam. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan, seluruh personel pemadam resmi mengakhiri operasi penyelamatan dan kembali ke posko utama Mabes Gerung pada pukul 16.00 Wita.
”Dugaan sementara memang karena korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik rumah kios mengalami kerugian materiil yang kami perkirakan mencapai Rp100 juta,” ujar Suherman. (*)




