Pasca Dilantik Bupati Amar, Kadis Kominfo KSB Gerak Cepat Atasi Wilayah Lemah Sinyal
Sumbawa Barat (NTBSatu) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), langsung tancap gas menindaklanjuti instruksi Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah saat pelantikan pejabat Senin, 9 Maret 2026.
Fokus utama yang kini tengah digodok adalah penguatan infrastruktur Teknologi Informasi (TI) dan optimalisasi sosialisasi program daerah hingga ke tingkat lapisan masyarakat paling bawah.
Kepala Dinas (Kadis) Kominfo KSB yang baru, Dedy Damhudy mengungkapkan, pihaknya telah memetakan sejumlah wilayah yang masih mengalami kendala lemah sinyal.
Menurutnya, meski cakupan jaringan sudah meluas, stabilitas sinyal di beberapa titik tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Kami menyiapkan strategi jangka pendek dan jangka panjang. Untuk jangka pendek, kami mendorong penggunaan teknologi satelit seperti Starlink untuk daerah yang mendesak. Terutama, di sektor pendidikan yang memerlukan koneksi stabil untuk ujian berbasis komputer,” ujar Dedy, Rabu, 11 Maret 2026.
Dedy menjelaskan, solusi jangka pendek ini memerlukan kolaborasi dengan pemerintah desa dan BUMDes. Pihaknya menyarankan, agar pengelolaan internet desa dapat BUMDes kelola secara mandiri sebagai unit usaha. Sehingga, pelayanan publik dan kebutuhan belajar masyarakat tetap terpenuhi tanpa harus menunggu pembangunan infrastruktur permanen yang memakan waktu lama.
Edukasi Manfaat Kartu KSB Sejahtera
Selain infrastruktur, tantangan besar lainnya adalah memperkuat pemahaman masyarakat mengenai fungsi Kartu KSB Sejahtera (KKS).
Dedy menyadari, selama ini masih ada persepsi di masyarakat bahwa kartu tersebut harus selalu memiliki saldo tunai. Padahal, KKS merupakan instrumen aksesibilitas untuk berbagai program perlindungan sosial dan bantuan pemerintah.
“Kartu ini ibarat wadah atau ‘asuransi’ bagi masyarakat. Manfaatnya akan langsung terasa saat program berjalan, seperti subsidi panen bagi petani atau biaya pendampingan bagi pasien yang harus dirujuk ke luar daerah. Tanpa kartu ini, akses bantuan tersebut sulit terverifikasi dengan cepat,” tambahnya.
Ke depan, Dinas Kominfo KSB berencana melakukan pendekatan sosialisasi yang lebih kreatif dan modern. Harapannya, pemanfaatan media sosial dan kolaborasi dengan talenta lokal dapat menyederhanakan pesan-pesan kebijakan pemerintah, sehingga lebih mudah masyarakat luas terima.
Langkah cepat ini sejalan dengan penegakan disiplin yang Bupati Amar tekankan saat pelantikan 41 pejabat KSB. Dengan nakhoda baru, Dinas Kominfo KSB diharapkan transformasi digital dan komunikasi publik di Bumi Pariri Lema Bariri dapat berjalan lebih efektif dan transparan. (Andini)



