Dinas PUPRPKP Lombok Barat Gerak Cepat Bangun Jembatan Semi Permanen di Sekotong
Jembatan Penghubung Banyak Aspek Kehidupan
Sebagai informasi, Jembatan yang amblas tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung antara Desa Sekotong Timur dengan Desa Mareje.
Kerusakan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hingga pagi hari. Sehingga, menyebabkan abrasi dinding sungai dan meruntuhkan struktur utama jembatan.
Akibatnya, aktivitas warga terganggu, terutama akses ke pasar, fasilitas kesehatan, dan tempat ibadah di bulan Ramadan.
Sebelumnya, Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ) turun langsung meninjau lokasi jembatan putus dan memberikan instruksi teknis kepada jajaran PUPRPKP serta perangkat desa.
Ia menegaskan, dalam kondisi darurat, pelayanan kepada masyarakat harus pemerintah daerah utamakan. Bupati LAZ bahkan menginstruksikan, skema gotong royong agar jembatan darurat segera bisa berfungsi.
“Saya minta hari ini dikerjakan, besok pagi minimal motor sudah bisa lewat,” tegasnya, Minggu, 22 Februari 2026.
Selain penanganan darurat, pemerintah daerah juga memastikan pembangunan jembatan permanen akan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah menyiapkan alat berat untuk melakukan normalisasi aliran sungai di sekitar lokasi.
Langkah cepat Dinas PUPRPKP dan pemerintah daerah ini mendapat sambutan positif warga. Mereka berharap, jembatan semi permanen segera berfungsi agar aktivitas ekonomi dan ibadah selama Ramadan tidak lagi terhambat, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh dan aman. (Zani)



