ADVERTORIALEkonomi Bisnis

Bank Dinar dan MIM Foundation Luncurkan Program Gesid, Targetkan 40 Masjid Binaan di Pulau Lombok

Koordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia

Sementara itu, Ketua LAZ dan Badan Wakaf MIM Foundation, M. Romi Saefudin menyebut, dukungan masyarakat di Bima mendorong pihaknya memperluas program ke Lombok.

“Kami melihat respons masyarakat di Bima sangat positif. Karena itu, kami duplikasi program ini ke Pulau Lombok,” kata Romi.

IKLAN

Romi menjelaskan, tim membagi wilayah operasional menjadi dua area utama, yakni Mataram dan Lombok Barat, serta Lombok Timur.

“Setiap tim beranggotakan tiga hingga lima orang. Dalam sehari, satu tim menargetkan pembersihan satu hingga tiga masjid,” jelasnya.

IKLAN

Lebih lanjut, Romi menjelaskan, tim akan membersihkan bagian dalam masjid, toilet, area luar, serta menyemprotkan pengharum ruangan. Tim juga menyediakan layanan cuci karpet dengan sistem jemput dan antar.

IKLAN

Untuk tahap awal di Mataram, ia menyebut, MIM Foundation menargetkan 40 masjid binaan sebelum memperluas jangkauan ke wilayah lain.

Romi mengatakan, tim Gesid berkoordinasi dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) sebelum turun ke lapangan. Tim juga mengirimkan surat pemberitahuan kepada pengurus masjid.

Romi menegaskan, edukasi menjadi bagian utama program. Tim memberikan pemahaman teknis tentang penggunaan bahan pembersih, termasuk HCL untuk mengatasi kerak lantai dan dinding masjid.

“Kami ingin membangun kesadaran bersama. Kebersihan masjid menjadi tanggung jawab seluruh umat,” tutupnya. (*)

Laman sebelumnya 1 2 3

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button