Alun-Alun Giri Menang Disulap Jadi Ruang Publik Inklusif: Bakal Dibangun Lapangan Sepak Bola, Telan Anggaran Rp9 Miliar
Telan Belasan Miliar
Dari sisi anggaran, Ratnawi memaparkan, pembangunan alun-alun secara bertahap. Tahap pertama telah menghabiskan anggaran sekitar Rp7,5 miliar.
Sementara itu, tahap kedua membutuhkan sekitar Rp9 miliar. Sehingga, total anggaran keseluruhan berkisar Rp13–14 miliar.
Besarnya anggaran tersebut, menurutnya, karena pekerjaan teknis yang cukup kompleks. Terutama pengerukan dan penyesuaian elevasi kawasan, agar sejajar dan harmonis dengan akses jalan utama di sekitarnya.
“Pekerjaan terbesar ada pada pengerukan karena kita mengejar elevasi agar tampilannya bagus dan representatif. Selain itu juga dilengkapi lampu, plaza, dan panggung utama,” katanya.
Di kawasan alun-alun, tepatnya plaza keong yang berfungsi sebagai panggung, atraksi seni dan budaya akan meramaikan alun- alun ini nantinya.
Dengan konsep ini, pemerintah tidak perlu lagi membangun panggung terbuka terpisah karena fasilitas tersebut telah menyatu dengan ruang publik.
Sebelumnya, di kawasan kompleks perkantoran Giri Menang juga telah pemerintah bangun sejumlah fasilitas olahraga seperti lapangan tenis dan food court, serta rencananya penambahan lapangan voli.
Ke depan, kawasan kantor dan alun-alun ini harapannya menjadi ruang terbuka yang lebih hidup dan mudah masyarakat akses. “Harapannya, kompleks perkantoran dan alun-alun ini benar-benar menjadi ruang interaksi sosial dan olahraga bagi masyarakat Lombok Barat,” tutup Ratnawi. (Zani)



