InJourney Perkuat NTB sebagai Gerbang Pariwisata Kelas Dunia, Gubernur Iqbal Dorong Pembenahan BIL
Bandara Lombok Jadi Hub Pariwisata dan Logistik Indonesia Timur
Di sisi lain, Lombok Airport menegaskan kesiapannya menjadi hub baru pariwisata dan logistik Indonesia Timur. Dengan kapasitas terminal mencapai 7 juta penumpang per tahun dan fasilitas airside yang mampu melayani pesawat wide body hingga Boeing 777, bandara ini dinilai siap menangkap peluang pasar baru pascapandemi.
Sepanjang 2025, kinerja Lombok Airport menunjukkan pemulihan signifikan. Pergerakan penumpang dan pesawat telah melampaui 80 persen dari periode sebelum pandemi.
“Sektor kargo bahkan tumbuh lebih dari 130 persen, didorong oleh e-commerce domestik, logistik event internasional serta komoditas perikanan,” ujarnya.
Dari sisi konektivitas, Lombok Airport kini melayani 15 rute domestik dan rute internasional ke Singapura serta Malaysia, dengan rencana pembukaan rute baru ke Darwin, Australia. Penguatan slot penerbangan pada Summer 2026 semakin menegaskan peran Lombok sebagai hub penghubung Bali, NTB, NTT hingga pasar global.
Tidak hanya sebagai simpul transportasi, Lombok Airport juga diposisikan sebagai face and pride of Indonesia, melalui investasi landside dan airside senilai lebih dari Rp130 miliar untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan, estetika terminal, serta menonjolkan identitas budaya NTB melalui konsep Dress Up NTB dan ikon baru Mayung Lombok.
“Ke depan, kawasan bandara dan Selaparang Area akan dikembangkan sebagai pusat kreatif, sportainment, logistik, dan UMKM. Guna membangun ekosistem bandara terpadu yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat daerah,” ungkapnya.



