Olahraga

Presiden FIFA Yakin Piala Dunia di Meksiko Aman Usai Gembong Narkoba Tewas

Jakarta (NTBSatu) – Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan keyakinannya terhadap keamanan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Meksiko, meskipun negara tersebut tengah dilanda gelombang kekerasan. Hal ini menyusul tewasnya gembong narkoba Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho dalam baku tembak dengan militer pada Selasa, 24 Februari 2026.

Infantino menyampaikan pernyataan tersebut di Barranquilla, Kolombia, menyusul pecahnya bentrokan di berbagai wilayah Meksiko setelah kematian pemimpin kartel narkoba paling berpengaruh di negara itu.

“Saya sangat yakin, semuanya baik-baik saja. Ini akan menjadi spektakuler,” ujar Infantino kepada AFP, seperti dikutip dari France 24, Rabu, 25 Februari 2026.

Gelombang bentrokan dilaporkan meluas ke sedikitnya 20 negara bagian di Meksiko. Termasuk kota tuan rumah Guadalajara, setelah pasukan keamanan menewaskan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco tersebut.

Sedikitnya 74 orang dilaporkan tewas selama operasi militer dan bentrokan yang terjadi di wilayah dekat Guadalajara. Namun, Pemerintah Meksiko menyatakan hanya satu korban yang merupakan warga sipil.

Situasi mencekam membuat warga dan wisatawan panik hingga harus berlindung ketika pria bersenjata memblokir jalan dan membakar kendaraan. “Rasanya seperti kita berada di zona perang,” kata seorang warga, Javier Perez, di Puerto Vallarta.

Sementara itu, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum sebelumnya menegaskan, tidak ada risiko bagi para penggemar Piala Dunia. Ia menyebut, situasi keamanan secara bertahap kembali normal.

Guadalajara dijadwalkan menjadi tuan rumah empat pertandingan fase grup Piala Dunia 2026, termasuk laga antara Uruguay melawan Spanyol. (*)

Alan Ananami

Jurnalis NTBSatu

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button