NTB Bidik Pusat Ekonomi Syariah Nasional
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, berencana menjadikan NTB sebagai pusat ekonomi syariah nasional yang terintegrasi dengan pengembangan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf).
Salah satu langkah besarnya adalah memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif melalui optimalisasi pembiayaan syariah.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, Pemprov NTB mengusung konsep pariwisata berdaya, yang berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan setiap destinasi. Terlebih untuk mengembangkan ekosistem pariwisata di daerah.
Menurutnya, pariwisata bukan hanya tentang peningkatan jumlah kunjungan, tetapi tentang membangun kesadaran wisatawan. Agar menghargai nilai-nilai lokal, budaya, serta kelestarian lingkungan.
“Kita ingin membangun pariwisata yang berkualitas, bukan sekadar ramai. Pariwisata yang datang menghormati kita, menghormati budaya dan alam kita,” kata Iqbal dalam Forum Economic Talk bertajuk “Pariwisata Berdaya: Pembiayaan Syariah untuk Desa Wisata dan Ekonomi Kreatif NTB” yang diselenggarakan oleh Tribun Lombok di Aula Bank NTB Syariah, Mataram, Senin, 23 Februari 2026.



