Dampak SOTK Baru: NTB Mall Ditutup, Belasan Pegawai Diberhentikan
“Mengenai jumlahnya saya kurang tahu persis berapa ya. Tapi yang pasti ketika kemarin beroperasi, sebetulnya mereka yang di garda terdepan untuk melakukan penjualan itu,” ungkapnya.
Meski tidak ada lagi aktivitas jual beli yang berlangsung di lokasi tersebut. Irnadi menegaskan, Pemprov NTB tetap melakukan pendampingan dan fasilitasi terhadap pelaku UMKM selama masa penyesuaian berlangsung.
“Sekarang masih dalam tahap penyesuaian regulasi. Jadi sifatnya masih fasilitasi dan pendampingan UMKM. Aktivitas penjualan memang belum berjalan,” ujar Irnadi.
Namun, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan pusat UMKM tersebut kembali beroperasi setelah proses penyesuaian selesai. Menurutnya, perubahan struktur kelembagaan dari sebelumnya berada di eselon III menjadi eselon IV menjadi salah satu faktor yang memerlukan penataan ulang.
“Dulu masuk eselon III, sekarang eselon IV. Jadi kita sesuaikan dulu supaya tidak menyalahi aturan hukum. Kalau dipaksakan buka sekarang, bisa berpotensi melanggar regulasi,” jelasnya.



