KesehatanLombok Tengah

Perangi Stigma HIV, Dinas Kesehatan Lombok Tengah Gencarkan Edukasi di Sekolah

Lakukan Skrining Masif

Ia mengungkapkan, setiap Puskesmas memiliki anggaran masing-masing untuk melakukan pembinaan, sosialisasi, dan edukasi di semua wilayah.

Adapun salah satu langkah strategis dalam mengurangi stigma masyarakat terhadap HIV adalah menormalkan program pemeriksaan Triple Eliminasi. Dengan melakukan skrining untuk ibu hamil pada kunjungan pertama (K1).

“Jadi setiap ibu hamil K1 itu sudah kita cek, terutama untuk HIV. Sehingga, nanti proses pemeriksaan selanjutnya sampai dengan persalinan itu sudah aman,” jelasnya.

Langkah ini didukung penuh oleh Global Fund melalui program Aids, TB, Malaria (ATM) sehingga memudahkan akses screening pada masyarakat.

Berkenaan dengan itu, pihaknya melaporkan dua populasi kunci yang selama ini selalu dilakukan skrining. Yaitu, kos-kosan di wilayah kerja Puskesmas Kuta dan Puskesmas Kopang.

“Jadi di dua titik itu selama ini telah kita lakukan skrining,” jelasnya.

Melalui pendekatan yang humanis dan terjamin akan kerahasiaannya, diharapkan warga yang berada dalam kelompok risiko tinggi, termasuk dalamnya usia produktif, untuk tidak ragu lagi memeriksakan diri demi keselamatan bersama. (Marwati)

Laman sebelumnya 1 2

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button