Mengapa Selalu Hujan saat Bau Nyale? Cek Fakta dan Mitosnya
Penjelasan BMKG
Di samping mitos yang masih masyarakat Sasak percaya kuat, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), justru meluruskan pandangan ini dengan penjelasan dari sisi atmosfer.
Fenomena hujan yang selalu terjadi saat tradisi Bau Nyale, bukan kebetulan mistis sesuai kepercayaan masyarakat sekitar. Melainkan murni sebagai siklus iklim tahunan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM), Rafa Zafirah Istiqomah menjelaskan, pelaksanaan Bau Nyale biasanya jatuh pada Februari yang bertepatan dengan kalender cuaca ekstrem.
“Secara umum, Februari merupakan puncak musim penghujan di wilayah NTB. Pada Februari, kondisi cuaca umumnya berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga lebat,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 28 Januari 2026.
Selanjutnya, BMKG juga meluruskan jika kemunculan cacing laut dengan turunnya hujan tidak ada kaitannya secara langsung maupun biologis.
“Hujannya bukan karena Bau Nyale, tapi memang pada periode tersebut merupakan musim penghujan di wilayah kita,” lanjutnya.



