Angka Stunting di Lombok Timur Meningkat, Dampak Program MBG Sedang Diuji
Stunting Tidak Semata-mata karena Faktor Makanan
Meski begitu, Sekda yang juga Ketua Satgas MBG Lombok Timur, M. Juaini Taofik sebelumnya menegaskan, stunting tidak semata-mata disebabkan oleh faktor makanan.
“Pengentasan stunting tidak hanya bergantung pada makanan. Ada faktor lingkungan, infeksi, sanitasi, dan faktor lain yang turut memengaruhi,” ujar Sekda Taofik.
Kendati demikian, para ahli sepakat konsumsi makanan bergizi tetap memegang peranan krusial. Pola makan rendah protein hewani, asupan energi yang tidak mencukupi, serta kekurangan gizi kronis pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) masih menjadi faktor utama penyebab stunting pada anak.
Kondisi ini menegaskan, peningkatan jumlah layanan MBG perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas gizi, perbaikan lingkungan, serta edukasi keluarga, agar upaya penurunan stunting di Lombok Timur tidak hanya menjadi kampanye kosong. (*)



