BERITA NASIONAL

TGB Tanggapi Kasus Viral Penjual Es Gabus Diduga Dianiaya Oknum Aparat

Mataram (NTBSatu) – Media sosial dihebohkan dengan insiden yang menimpa seorang penjual es gabus. Dugaannya, pedagang kecil itu menjadi sasaran oknum aparat lantaran kesalahpahaman.

Oknum tersebut menuduh es gabus yang pedagang tersebut jual merupakan busa karena teksturnya yang mirip. Mereka merasa ditipu hingga menunjukkan sikap arogansi.

Kejadian ini langsung viral di media sosial dan menarik perhatian banyak pihak. Tidak sedikit orang yang memberi kritikan keras dan meminta oknum tersebut bertanggung jawab dan segera meminta maaf.

Kronologi Kesalahpahaman Berujung Kekerasan

Kejadian viral ini berawal saat oknum aparat membeli es gabus yang menjadi jajanan legend masa kecil, sebagai bentuk nostalgia. Namun, mereka mulai curiga karena teksturnya berupa busa.

IKLAN

Ketidaktahuan oknum aparat menjadi nasib sial penjual es gabus. Sebelum bertanya lebih dalam, dugaan penganiayaan mereka lakukan kepada penjual.

Kejadian ini langsung memicu kemarahan netizen, setelah video tersebut beredar luas media sosial. Banyak yang menyayangkan aksi arogansi oknum, apalagi menjual es gabus adalah satu-satunya mata pencaharian sang penjual.

Tanggapan Menyejukkan TGB

Insiden ini langsung menarik perhatian banyak tokoh, termasuk tokoh ulama Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi alias TGB.

TGB memberi pesan yang penuh dengan nilai kebangsaan dan kemanusiaan. Indonesia memiliki etika baik dalam memperlakukan rakyat kecil.

Ia menekankan Indonesia kuat melalui rakyatnya, bukan sikap arogansi yang ditunjukkan oleh orang yang memiliki jabatan lebih tinggi.

“Mari kita ingat baik-baik: Indonesia ini terbentuk, tumbuh, dan bertahan adalah karena rakyat. Jauhkan perilaku arogan terhadap rakyat. Sayangi, bantu, dan cintai mereka,” tegas TGB dalam unggahannya di akun Facebook pribadinya Rabu, 28 Januari 2026.

Selain itu, pesan TGB selanjutnya layaknya tamparan bagi mereka yang melakukan tindakan sewenang-wenang pada masyarakat kecil. Ia kemudian mengutip pesan Nabi Muhammad saw., dalam Hadis Bukhori.

“Sesungguhnya kalian dibantu dan diberi rezeki berkat (doa) orang-orang lemah di antara kalian,” lanjutnya.

Selanjutnya, TGB berharap agar kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak terjadi lagi. Selain melanggar hukum, berlaku semena-mena pada rakyat kecil, akan memutus keberkahan.

“Jangan menyakiti orang lemah, karena mereka adalah sumber kekuatan dan rahmat Allah untuk kita semua,” tambahnya. (Inda)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button