BREAKING NEWS

Banjir di Gunung Tambora, Dua Kabupaten Terendam

Mataram (NTBSatu) – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu sejak Rabu, 21 Januari 2026. Kondisi tersebut mengakibatkan ratusan jiwa terdampak dan puluhan rumah hingga bangunan sekolah terdampak.

Berdasarkan laporan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, Sadimin, di Kabupaten Bima telah terjadi bencana alam hidrometeorologi pada Kamis, 22 Januari 2026, pukul 18.00 Wita.

“Terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat petir dan angin kencang hingga pukul 01.00 Wita,” jelasnya.

Lima Desa Terdampak di Bima

Kondisi ini mengakibatkan tiga kecamatan terdampak di antaranya, Kecamatan Wera, Kecamatan Ambalawi dan Kecamatan Tambora.

IKLAN

Pada Kecamatan Wera, banjir merendam sedikitnya tiga desa dengan rincian, Desa Mandala, Desa Nanga Wera dan Desa Ranggasolo. Akibatnya, satu Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari empat jiwa terdampak, satu unit rumah warga rusak ringan dengan total kerugian Rp10.000.000.

Selanjutnya, di Kecamatan Tambora, dua desa terdampak yaitu Desa Labuan Kananga dan Desa Oi Panihi. Peristiwa ini menyebabkan 48 KK yang terdiri dari 192 jiwa terdampak, 48 rumah. Kemudian, satu sekolah dan satu kantor terdampak di Desa Labuan Kananga.

Di Desa Oi Panihi, satu KK dengan empat jiwa terdampak dan satu rumah warga rusak sedang dengan total kerugian Rp20.000.000. Kemudian, di Kecamatan Ambalawi, banjir merendam Desa Mawu.

Berkenaan dengan itu, Sadimin melaporkan, saat ini kondisi banjir sudah surut. “Banjir sudah surut dan saat ini sedang dilakukan pembersihan material sisa banjir,” ujarnya.

Empat Desa Terdampak di Dompu

Sementara itu di Kabupaten Dompu, banjir melanda empat desa di Kecamatan Pekat. Rinciannya, Desa Doropeti, Desa Calabai, Desa Beringin Jaya dan Desa Soritatanga.

Adapun dampak dari banjir di Desa Doropeti yaitu satu unit rumah warga mengalami rusak berat, satu KK terdampak dan jalan sebelum jembatan tergerus. Kemudian di Desa Calabai dan Desa Beringin Jaya, jaringan pipa air bersih terbawa arus. Sementara di Desa Soritatanga, jalan lintas Calabai amblas.

Saat ini, hujan dengan intensitas sedang masih mengguyur wilayah Kabupaten Dompu. “Hujan masih turun dengan intensitas rendah hingga sedang,” jelas Sadimin.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat NTB untuk selalu waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana secara tiba-tiba.

“Masyarakat diharapkan harus mewaspadai potensi kejadian cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologis yang dapat terjadi secara tiba-tiba,” tutupnya. (Marwati)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button