Tarif Air PDAM Bakal Naik, DPRD Sumbawa: Naik Boleh, Asal Pelayanan Prima
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Rencana kenaikan tarif air bersih oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumdam) Batulanteh Sumbawa, mendapat respons dari lembaga legislatif.
Pasalnya, tarif yang berlaku saat ini dinilai sudah tidak relevan dengan beban operasional meski di sisi lain pelayanan masih perlu ditingkatkan.
Menanggapai informasi tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sumbawa, H. M. Berlian Rayes mengungkapkan, pihaknya memberikan atensi terhadap rencana tersebut.
Berdasarkan informasi, tarif PDAM Sumbawa saat ini merupakan yang terendah dari kabupaten/kota lain di Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Menurut pernyataan Pak Direktur, tarif PDAM Sumbawa ini yang termurah di seluruh NTB, bahkan di Indonesia. Saya kira ini patut kita atensi bersama,” ujar Berlian Rayes kepada NTBSatu, Kamis, 22 Januari 2026.
Politisi Partai Golkar itu menyatakan, DPRD memberikan kesempatan bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa dan manajemen PDAM untuk melakukan kajian mendalam.
Ia menilai, penyesuaian tarif merupakan hal yang wajar selama tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Kita beri kesempatan untuk mengkaji apakah sudah layak dinaikkan. Kalau tujuannya untuk memberikan pelayanan prima, saya kira itu wajar, karena akses air bersih ini sangat penting bagi masyarakat,” tegasnya.
Namun, Berlian memberikan catatan kritis. Ia menekankan, kenaikan tarif harus dibarengi dengan perbaikan kinerja perusahaan secara menyeluruh. Ia tidak ingin masyarakat dibebankan tarif baru tanpa ada perubahan nyata pada kelancaran distribusi air.
“Catatannya, harus ada perbaikan kinerja dari PDAM sendiri. Kebutuhan masyarakat akan air bersih harus benar-benar terpenuhi. Jadi, pemberian layanan dan penerimaan tarif itu harus seimbang,” imbuh Berlian.
Ia menambahkan, jika PDAM mampu membuktikan adanya peningkatan performa dan pelayanan yang memuaskan, maka masyarakat diyakini tidak akan keberatan dengan adanya penyesuaian harga tersebut.
“Masyarakat bayar lebih, maka pelayanan kepada masyarakat juga harus ditingkatkan. Saya kira kalau itu terpenuhi, masyarakat tidak akan ada masalah,” tambahnya. (*)



