Jalan Banyu Urip Mulus, Ekonomi Warga Meroket
Mataram (NTBSatu) – Wajah baru Jalan Banyu Urip, Desa Tempos, Gerung, menarik perhatian. Pemandangan luar biasa dengan infrastruktur yang memadai, menjadi daya tarik baru.
Pembenahan infrastruktur bukan hanya sekadar perbaikan fisik, melainkan menjadi pertumbuhan ekonomi baru bagi warga sekitar.
Kepala Desa Banyu Urip, Jumayadi, S.Pd.I., berharap perbaikan infrastruktur bisa menjadi langkah awal, peningkatan ekonomi warga desa.
“Mudah-mudahan bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya, yang NTBSatu kutip dari akun media sosialnya Kamis, 8 Januari 2026.
Pembangunan jalan baru Banyu Urip, bersumber dari dana Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN). Panjangnya mencapai 2,3 kilometer, menyedot anggaran Rp8,9 Miliar.
Pelaksanaan perbaikan dari hasil koordinasi Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dengan Menko Infrastruktur, Menteri PU, dan Balai Jalan Nasional.
Bupati LAZ secara langsung turun ke lokasi, untuk memastikan pengerjaan jalan berlangsung dengan baik, dan hasil yang memuaskan.
Setelah selesai, manfaat perbaikan jalan langsung masyarakat rasakan, khususnya di sektor ekonomi. Keterbukaan akses memudahkan mobilitas, logistik, hingga memunculkan titik-titik usaha baru di pinggir jalan.
Di media sosial, keberadaan jalan baru Banyu Urip dengan pemandangan hijau dan langit biru cerah, sukses menarik perhatian. Banyak yang mulai berkunjung, baik untuk berolahraga, berfoto, atau sekadar melihat keadaan sekitar.
Momen viral dimanfaatkan oleh warga sekitar dengan menyediakan berbagai dagangan makanan. Aksi ini secara langsung bisa memberikan dampak pertumbuhan ekonomi.
Salah seorang pedagang mengungkapkan jika usahanya semakin lancar, setelah jalan Banyu Urip diperbaiki, sekaligus viral di media.
“Alhamdulillah, sejak jalan sudah bagus, rezeki jadi lebih lancar karena pembeli lebih ramai. Kita bisa dapat seribu dua ribu setiap hari untuk menyambung hidup,” ujarnya.
Sebagai tambahan informasi, pengaspalan dilakukan di ruas Jalan Pesanggrahan hingga Kumbak, sepanjang 2,37 kilometer. (Inda)



