Kabupaten Bima

Keluarga Kesultanan Bima Kecewa Foto Sultan Muhammad Salahuddin tak Terpajang di Bandara

Mataram (NTBSatu) – Penggunaan nama Sultan Muhammad Salahuddin sebagai identitas Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, menuai sorotan keluarga Kesultanan Bima.

Kekecewaan muncul setelah keluarga menemukan ketiadaan foto atau dokumentasi visual sosok Sultan Muhammad Salahuddin pada seluruh area bandara, meski secara resmi mengabadikan namanya.

Salah satu keluarga Kesultanan Bima, Dewi Ratna Muchlisa menyampaikan kekecewaan tersebut melalui video unggahan pada akun Facebook pribadinya.

Ia menegaskan, pihak keluarga sama sekali tidak melihat foto, lukisan, maupun dokumentasi visual lain yang menampilkan Sultan Muhammad Salahuddin pada area bandara.

IKLAN

“Alhamdulillah Sultan Muhammad Salahuddin sudah menjadi Pahlawan Nasional. Tetapi sepotong pun foto beliau tidak diabadikan di bandara,” ungkap Dewi dalam unggahan Facebook pribadinya, Dewi Ratna Muchlisa pada Minggu, 4 Januari 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena keluarga dan masyarakat Bima telah menjalani perjuangan panjang selama puluhan tahun demi mengusulkan gelar Pahlawan Nasional bagi Sultan Muhammad Salahuddin.

“Capek-capek kami berjuang puluhan tahun,” tambahnya.

Ia menilai, bandara sebagai ruang publik strategis seharusnya mampu menampilkan representasi sejarah tokoh besar yang namanya tersemat sebagai identitas fasilitas.

Sebagai informasi, Sultan Muhammad Salahuddin memperoleh status Pahlawan Nasional Indonesia pada 10 November 2025 bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Presiden Prabowo Subianto menetapkan gelar tersebut sebagai bentuk penghargaan atas peran besar Sultan Muhammad Salahuddin dalam perjuangan kemerdekaan, penguatan pendidikan, serta pembangunan sosial masyarakat Bima dan NTB.

Bandara Langsung Pasang Videotron Profil Sultan

Menanggapi sorotan keluarga Kesultanan Bima, Kepala Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Suroso, ST., MM., menyampaikan, pihak keluarga telah datang ke bandara untuk menjalin silaturahmi.

Suroso juga menegaskan, pengelola bandara membuka ruang komunikasi serta menerima usulan keluarga Kesultanan Bima. Yakni, memasang foto Pahlawan Nasional Sultan Muhammad Salahuddin. Pihak bandara bahkan telah meminta narasi terkait profil Sultan sebagai bahan pendukung informasi sejarah.

“Tadi yang bersangkutan sudah datang untuk silaturahmi. Kami juga menerima dengan baik terkait usulan untuk memajang foto Sultan. Kami juga sudah minta narasi profil Sultan,” ungkap Suroso kepada NTBSatu pada Senin, 5 Januari 2026.

Sebagai langkah cepat, pengelola bandara telah menayangkan profil Sultan melalui videotron yang tersedia. “Sekarang, video profil Sultan Muhammad Salahuddin di videotron sudah di-upload (unggah, red),” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button