Bupati LAZ Kukuhkan 25 Anggota Paskibraka Lombok Barat, Siap Bertugas di HUT ke-80 RI

Lombok Barat (NTBSatu) – Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini alias LAZ mengukuhkan 25 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang akan bertugas pada peringatan HUT ke-80 RI tahun 2025.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Aula Utama Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat malam, 15 Agustus 2025. Turut hadir Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha; jajaran Forkopimda; Sekda Lobar, H. Ilham; para kepala OPD; serta orang tua anggota Paskibraka.
Sebanyak 25 siswa terbaik terpilih menjadi Paskibraka tahun 2025, terdiri atas 13 putra dan 12 putri dari berbagai sekolah di Lombok Barat.
Mereka sebelumnya menjalani rangkaian seleksi ketat serta latihan disiplin yang cukup panjang. Puncaknya, Bupati LAZ menyematkan lencana secara simbolis kepada perwakilan anggota Paskibraka sebagai tanda resmi pengukuhan.
Dalam amanatnya, Bupati LAZ menekankan rasa syukur kepada Allah SWT., atas keberhasilan para siswa melewati masa latihan yang berat dan penuh tantangan.
Menurutnya, perjuangan tersebut mencerminkan semangat juang serta pengorbanan besar yang harus dijalani untuk menjadi Paskibraka.
“Setelah melalui latihan berat, lama dan melelahkan, serta mengorbankan waktu dan tenaga. Akhirnya berhasil melalui latihan dan tantangan tersebut dengan baik dan sukses,” ucap Bupati Lombok Barat, LAZ.
Ia menambahkan, status sebagai anggota Paskibraka bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi juga mengandung makna tanggung jawab yang besar.
Para anggota Paskibraka diharapkan melaksanakan tugas pengibaran bendera dengan niat tulus, tekad kuat, serta penuh kedisiplinan.
“Setelah berakhirnya berbagai kegiatan persiapan dan latihan. Anak-anakku akan dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka),” ucapnya.
Dengan demikian, peringatan HUT ke-80 RI akan berjalan dengan khidmat dan penuh makna. Momen pengukuhan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para anggota Paskibraka, melainkan juga bagi keluarga yang hadir langsung menyaksikan.
Dukungan orang tua, guru, serta pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi bagi bangsa. (*)