3 Anak Buah Gubernur NTB Masuk Bui, Ketiganya Dicopot dari Jabatannya

Mataram (NTBSatu) – Terhitung hingga hari ini, sudah ada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif Pemprov NTB ditahan dalam kasus dugaan korupsi.
Terbaru, polisi menahan Sekretaris Dinas Pariwisata NTB, Cholid Tomassoang Bulu dalam kasus dugaan korupsi pengadaan masker Covid-19, pada Senin, 21 Juli 2025.
Penahanan Cholid dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bidang Pembinaan UKM Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB.
Sebelumnya, dua ASN lainnya juga ditahan dalam kasus yang berbeda. Yaitu Kepala Biro Perekonomian Setda, Wirajaya Kusuma dalam kasus dugaan korupsi pengadaan masker Covid-19. Kemudian, Kepala UPT Gili Tramena, Mawardi Khairi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan lahan Gili Trawangan Indah (GTI).
Terhadap kasus ini, Pemprov NTB sudah mempertimbangkan untuk memberhentikan sementara ketiga pejabat tersebut dari jabatannya.
Yang sudah final adalah pemberhentian sementara Wirajaya Kusuma, dari jabatannya sebagai Kepala Biro Perekonomian Setda NTB. Keputusan ini setelah Pemprov resmi menerima surat penahanan dari kepolisian.
“Pemberhentian Wirajaya terhitung mulai kemarin Rabu, 16 Juli 2025, setelah Pemprov NTB menerima surat resmi penahanan dari pihak kepolisian,” kata Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Lalu Moh. Faozal, Kamis, 17 Juli 2025.
Sementara itu, Mawardi Khairi dan Cholid belum ada putusan resmi pemberhentian dari Gubernur Lalu Muhamad Iqbal. Menyusul Pemprov belum menerima surat resmi penahanan keduanya.
Namun praktisnya, seharusnya keduanya sudah harus berhenti setelah penahanan itu. “Kalau ditahan kita tunggu surat resmi penahanannya. Kalau sudah ada pasti kita copot dari jabatannya,” ungkap Faozal.
Tunjuk Plt Kabiro Perekonomian
Untuk mengisi kekosongan jabatan ini, Pemprov NTB akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt). Untuk sementara, yang sudah final adalah penunjukan pejabat pengganti Wirajaya Kusuma sebagai Kepala Biro Perekonomian. Sementara dua posisi lainnya, yaitu Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kepala UPT Gili Tramena masih proses.
Faozal mengatakan, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal sudah menunjuk Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Muslim sebagai Plt Kepala Biro Perekonomian.
“Kita menunjuk Pak Muslim, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan untuk menangani di sini (Biro Perekonomian),” kata Faozal, Senin, 21 Juli 2025. (*)