Kukuhkan FKKD, Pj Bupati Lombok Timur Ingatkan Para Kades Jangan Anti Kritik
Lombok Timur (NTBSatu) – Penjabat (Pj) Lombok Timur, M Juaini Taofik mengingatkan seluruh kepala desa (kades) untuk tidak anti kritik atas kinerja dan kebijakan yang sedang dijalankan.
Hal itu disampaikan Taofik saat mengukuhkan Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur periode 2024-2028 pada Senin, 3 Juni 2024. Pengukuhan FKKD ini sebagai rangkaian pelantikan kembali puluhan mantan kades untuk perpanjangan masa jabatan dua tahun ke depan.
Selain itu, ia juga mendorong agar pemerintah desa banyak belajar. Utamanya antar desa, karena menurutnya banyak desa yang berprestasi di Lombok Timur.
“Tingkatkan kualitas komunikasi antar anggota, kolaborasi dengan organisasi atau lembaga lain, dan tidak anti kritik,” kata Taofik.
Selain itu, Taofik juga mengingatkan kembali adanya sejumlah program prioritas pemerintah daerah sepanjang 2024. Salah satunya adalah mengentaskan stunting.
Berita Terkini:
- Anak 12 Tahun Ditemukan Meninggal di Dasar Dam Sungai Ketangga Lombok Timur
- Diduga Janggal, Kuburan Korban Kecelakaan di Praya Timur Dibongkar Setelah 18 Hari
- Pererat Silaturahmi, Alumni UNY di NTB Siap Berkontribusi untuk Daerah
- Kriminalisasi Kritik dan Ujian Nalar Demokrasi di NTB
- Pembangunan Gedung DPRD NTB Masih Jauh dari Pengerjaan Fisik
Selain stunting, ia juga mengingatkan agar tiap kades dapat menggesa capaian Cakupan Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage) Lombok Timur yang saat ini sudah mencapai 98,7 persen.
“Angka tersebut bukan sekadar persentase, akan tetapi berimbas terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat Lombok Timur,” ucapnya.
Taofik juga menyebut bahwa Mal Pelayanan Publik (MPP) Lombok Timur akan segera beroperasi. Fasilitas tersebut akan menyediakan berbagai layanan dalam satu tempat, yang akan memudahkan masyarakat.
“Diharapkan keberadaan MPP dapat diteruskan para kepala desa kepada warganya,” tutupnya. (MKR)



