Mataram (NTBSatu) – Parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM) di NTB terlihat begitu intens berkomunikasi. Parpol yang terdiri dari Golkar, Gerindra, Demokrat, dan PAN itu tergambar memiliki kesamaan visi untuk berkoalisi dalam Pemilihan Gubernur NTB 2024 nanti.
Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Demokrat NTB Andi Mardan. Ia mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala yang berarti diantara parpol koalisi KIM. Hanya saja, perlu mencari formula untuk siapa yang akan menjadikan sinpul pemersatu. Meski dikatakan Mardan, dinamika politik di NTB masih sangat cair.
“Kami terus berupaya untuk komunikasi politik dengan kawan-kawan di Koalisi Indonesia Maju,” ujarnya kepada NTBSatu Minggu, 19 Mei 2024.
Diketahui, jika berkoalisi maka KIM di NTB akan mendominasi dari segi jumlah kursi. Rinciannya, Golkar 10 kursi, Gerindra 10 kursi, Demokrat 6 kursi, dan PAN 4 kursi. Jika poros itu bisa terbentuk khususnya di Pilgub, besar kemungkinan hanya akan terjadi dua poros saja.
Sehingga tak sulit mewujudkan skema head to head pada Pilgub NTB 2024.
“Kami jaga betul komunikasi itu,” tegasnya.
Meski bisa dikatakan koalisi gemuk, ia mengaku dalam koalisi KIM masih akan terbuka pintu bagi partai diluar koalisi, terlebih bagi partai yang terlambat bergabung di koalisi lain.
“Kami tidak menutup diri dengan partai lainnya diluar KIM. Kami akan menjemput bola,” tegasnya.
Untuk mendapatkan kesepakatan dan kesamaan visi, Demokrat akan terus menyambangi rekan partai yang lain, agar terbangun soliditas.
“Kami mendatangi semua ketua parpol di KIM di NTB, untuk kemaslahatan bersama,” paparnya. (ADH)