Paman Jadi Plh Sekda Medan, Bobby Nasution Dihujani Kritik Nepotisme
Mataram (NTBSatu) – Keputusan Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk menunjuk pamannya, Benny Sinomba Siregar, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan menuai pro dan kontra.
Penunjukan ini dinilai sejumlah kalangan sebagai bentuk nepotisme dan memicu kekhawatiran atas akuntabilitas dan profesionalisme dalam birokrasi Pemko Medan.
Beberapa netizen mempertanyakan objektivitas dan netralitas Bobby Nasution dalam memilih Plh Sekda.
Penunjukan paman kandungnya dikhawatirkan didasari faktor keluarga, bukan berdasarkan kompetensi dan pengalaman.
Berita Terkini:
- Bocah 8 Tahun Meninggal Tenggelam di Bendungan Embung Raja Lotim
- Bupati Amar Soroti Distribusi Kartu KSB Maju di Maluk Baru 42,36 Persen
- Empat Komoditas Utama Picu Inflasi Kota Mataram Awal Maret 2026
- Jaksa Mulai Telaah Laporan Kasus Proyek Jalan Lenangguar – Lunyuk Sumbawa Rp19 Miliar
- Sumbawa Krisis LPG 3 Kilogram, Bupati Jarot: Kuota Sudah Ditetapkan Pusat
“Nepotisme sudah disetujui kok oleh mayoritas masyarakat Indonesia, makanya ga perlu ngeluh kalau ada orang yang nyalahin kita karena mereka ordal (orang dalam), kan kita juga yang setujui,” tulis salah satu akun iqbalef di salah satu postingan Kompas, Senin 29 April 2024.
Masyarakat juga cemas dengan akuntabilitas dan profesionalisme Benny Sinomba dalam menjalankan tugasnya sebagai Plh Sekda.
“Kedekatannya dengan Bobby dikhawatirkan dapat memicu konflik kepentingan dan menghambat transparansi dalam pengambilan keputusan,” tulis salah satu akun. (WIL)



