Mataram (NTBSatu) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bima tengah mempersiapkan proses seleksi ad-hoc pengawasan Pemilu 2024.
Pola yang ditetapkan adalah evaluasi, untuk tingkatan Panwascam sampai Panwaslu Kelurahan/ Desa (PKD) atau Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL). Khususnya mereka yang bertugas saat Pilpres dan Pileg 2024.
“Jadi, Bawaslu akan memberlakukan pola evaluasi, dengan menilai kinerja dari Panwascam, PKD atau PPL yang ditugaskan saat Pemilu 2024,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Junaidin kepada NTBSatu, Sabtu 20 April 2024.
Ada tiga indikator penilaian untuk proses rekrutmen.
Pertama, dari aspek integritas. Junaidin memastikan, tidak ada yang terlibat kecurangan dan kongkalikong Pengawas dengan peserta Pemilu sebelumnya.
Berita Terkini:
- Gubernur NTB Nilai Satgas PPKS di Ponpes tak Urgen, Aktivis Anak: Justru Itu yang Belum Ada
- PPATK Sebut Korupsi dan Narkotika Jadi Kejahatan Tertinggi Tindak Pidana Pencucian Uang
- Sidang Perdana Gugatan Mobil Esemka dan Ijazah Digelar Besok, Jokowi Bakal ke Vatikan?
- Hakim Jatuhkan Vonis Dua Terdakwa Korupsi KUR BSI Petani Porang
Kedua, penilaian tugas kepengawasan. Ia akan menilai sejauh mana proses kerja pengawasan yang dilakukan.
“Apakah sesuai ketentuan Perbawaslu atau tidak. Karena di dalam (Perbawaslu), mengatur format pengawasan pada setiap tahap penyelenggaraan. Jadi kita akan cek, sejauh mana kepatuhan mereka menjalankan itu,” jelasnya.