Lama Terbengkalai, Masjid Ray Al-Muwahhidin Kota Bima Kini Ramai Dikunjungi
Kota Bima (NTBSatu) – Bulan Ramadan identik dengan pelaksanaan salat tarawih yang diselenggarakan di setiap Masjid, tak terkecuali di Masjid Raya Al-Muwahhidin Kota Bima.
Sejak bertahun-tahun dibangun, keberadaan Masjid yang digadang sebagai ikon baru Kota Bima itu, kini ramai dikunjungi.
“Alhamdulillah tahun ini lebih banyak jemaahnya,” kata Marbot Masjid Raya Al-Muwahhidin, Haerudin kepada NTBSatu, Sabtu, 23 Maret 2024.
Meningkatnya kunjungan masyarakat tersebut baik yang sekadar menunggu buka puasa atau salat tarawih, kata Haerudin, karena Ramadan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
Selain karena kondisi Masjid yang hampir selesai dikerjakan, Pemkot Bima memang menfokuskan kegiatan Ramadan tahun ini di Masjid yang beralamat di Kelurahan Paruga itu.
Berita Terkini:
- Anggaran Kurang Rp84 Juta Jadi Alasan TPG Gaji ke-13 di Mataram Belum Cair
- Praktik Dugaan Sunat Beasiswa Kembali Terjadi di Mataram, Ombudsman NTB: Kampus Perlu Pembenahan Sistem
- Setelah Direktur Utama BEI, Empat Pimpinan OJK Mundur Imbas IHSG Ambruk
- Akselerasi UPT Perikanan NTB Jadi BLUD, Kejar Target PAD Rp1 Miliar dan Jamin Pembudidaya Tradisional
“Alhamdulillah memang dibangunnya Masjid ini, antusiasme masyarakat kita banyak yang mengunjungi Masjid Raya sebagai tempat wisata religi di Kota Bima,” ujarnya.
Di Bulan Ramadan tahun ini, Pemkot Bima menggelar acara pasar Ramadan 1445 Hijriah di depan Masjid Raya Al Muwahiddin.
Pasar Ramadan kali ini dilakukan Pemkot Bima melalui Dinas Koperindag. Kegiatan pasar Ramadan melibatkan 150 pelaku UMKM. (MYM)



