Pelabuhan Kayangan akan Tutup Penyeberangan ke Poto Tano Jika Cuaca Semakin Buruk
Lombok Timur (NTBSatu) – Cuaca ekstrem tengah melanda wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sejak beberapa hari terakhir.
Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang tersebut menjadi potensi bahaya bagi moda transportasi, salah satunya transportasi laut di Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur.
General Manager PT ASDP Pelabuhan Kayangan, Heru Wahyono mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan imbauan keselamatan terkait kondisi cuaca saat ini.
Apabila kondisi cuaca dirasa tidak memungkinkan untuk dilakukan pelayaran, maka akan diambil langkah penundaan penyeberangan.
“Apabila kecepatan angin dan ombak dirasa membahayakan bagi pelayaran, pastinya akan diambil langkah penundaan,” kata Heru, Kamis, 14 Maret 2024.
Berita Terkini:
- Polisi Tahan Oknum Pimpinan Ponpes di Sukamulia Lotim Diduga Cabuli Santriwati
- Pemkot Mataram Perketat Aturan Selama Ramadan: Hiburan Malam Wajib Tutup Total, Awasi Perang Sarung
- Anggaran Perbaikan Ribuan RTLH di NTB Belum Dialokasikan Imbas SOTK Baru Pemprov
- Rancangan RKPD 2027 Kota Bima Tetapkan Tujuh Prioritas Pembangunan Daerah
Ia menjelaskan, penundaan penyebrangan tersebut sifatnya situasional yang diterapkan oleh Koordinator Satuan Pelayanan Balai Pengelola Transportasi Darat (Korsatpel BPTD).
“Ketika cuaca sudah membaik, sudah normal, pastinya akan dibuka kembali,” ucapnya.
Diketahui, kecepatan angin di Selat Sumbawa saat ini mencapai 25-30 knot dengan tinggi gelombang sedang 1,25-2,50 meter. Di mana 1 knot sama dengan 1,852 kilometer per jam.
Saat ini, terdapat 10 Kapal yang sudah siap beroperasi melakukan penyeberangan Pelabuhan Kayangan-Poto Tano, setelah sebelumnya satu jadwal penyebrangan mengalami penundaan. (MKR)



