Ombudsman NTB: Pemkot Mataram Seharusnya Perbaiki Sarpras dan Pelayanan Baru Naikkan Tarif Parkir
Mataram (NTBSatu) – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan NTB turut menanggapi tarif parkir kendaraan bermotor di Kota Mataram yang akhirnya naik per tanggal 1 Maret 2024.
Tarif parkir yang naik ini terjadi pada kendaraan roda dua dan roda empat. Awalnya roda dua membayar Rp1.000, kini menjadi Rp2.000. Lalu, roda empat atau mobil dari Rp2.000 menjadi Rp5.000.
Kepala ORI Perwakilan NTB, Dwi Sudarsono mengatakan, seharusnya kenaikan tarif parkir di Kota Mataram didahului dengan adanya perbaikan sarana prasarana (sarpras) dan pelayanan parkir.
Berita Terkini:
- Momen Idulfitri 1447 H, Bupati Paparkan Pemerataan Kartu KSB Maju dan Strategi Transformasi Ekonomi Pasca Tambang
- 1.212 Napi Lapas Lombok Barat Dapat Remisi Nyepi–Idulfitri 1447 H, 6 Langsung Bebas
- Pemkab Lombok Timur Tetapkan Jadwal Halal Bihalal 1447 H, Digelar Tiga Hari
- Salat Id di Masjid Al-Mujahidin Selong, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan
“Sementara, kita lihat sendiri di lapangan bisa dikatakan belum ada perubahan yang signifikan terhadap pelayanan dan sarpras parkir. Itu dulu seharusnya diperbaiki. Jangan menaikkan tarif, baru memperbaiki,” tegasnya kepada NTBSatu, Jumat, 8 Maret 2024.
Dirinya juga mengkritisi alasan dari Pemerintah Kota Mataram yang lebih mendahulukan kenaikan tarif parkir ketimbang perbaikan pelayanan. Alasan ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri beberapa hari lalu.



