Ombudsman NTB: Pemkot Mataram Seharusnya Perbaiki Sarpras dan Pelayanan Baru Naikkan Tarif Parkir
Mataram (NTBSatu) – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan NTB turut menanggapi tarif parkir kendaraan bermotor di Kota Mataram yang akhirnya naik per tanggal 1 Maret 2024.
Tarif parkir yang naik ini terjadi pada kendaraan roda dua dan roda empat. Awalnya roda dua membayar Rp1.000, kini menjadi Rp2.000. Lalu, roda empat atau mobil dari Rp2.000 menjadi Rp5.000.
Kepala ORI Perwakilan NTB, Dwi Sudarsono mengatakan, seharusnya kenaikan tarif parkir di Kota Mataram didahului dengan adanya perbaikan sarana prasarana (sarpras) dan pelayanan parkir.
Berita Terkini:
- Sekda NTB: Orang Luar yang Luar Biasa?
- Kejagung Pamerkan Tumpukan Uang Rp11,4 Triliun, Siap Masuk Kas Negara
- Kawasan Wisata Tibu Ijo Lombok Barat Ditutup Total Usai Telan Korban Jiwa
- Polemik Sekda Impor Mencuat Usai Abul Chair Dilantik, Pemprov NTB: Kita Berikan Kesempatan
“Sementara, kita lihat sendiri di lapangan bisa dikatakan belum ada perubahan yang signifikan terhadap pelayanan dan sarpras parkir. Itu dulu seharusnya diperbaiki. Jangan menaikkan tarif, baru memperbaiki,” tegasnya kepada NTBSatu, Jumat, 8 Maret 2024.
Dirinya juga mengkritisi alasan dari Pemerintah Kota Mataram yang lebih mendahulukan kenaikan tarif parkir ketimbang perbaikan pelayanan. Alasan ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri beberapa hari lalu.



