Penghitungan Suara di Bima Ricuh, Surat dan Kotak Suara Dibakar

Mataram (NTBSatu) – Penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Bima berakhir ricuh.
Berdasarkan video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp, lokasi kericuhan diduga di Desa Parado, Kabupaten Bima.
“Untuk di TPS 10, penghitungan suara sudah selesai. Namun beberapa massa aksi merusak TPS 10 di Desa Parado,” kata seseorang dalam video diterima NTBSatu, Rabu, 14 Februari 2024 malam.
Dalam video berdurasi 50 detik itu, nampak sejumlah orang merusak sejumlah benda di lokasi pemungutan suara. Mereka berteriak. Selain itu, nampak beberapa kursi plastik berwarna biru dibanting.
Selain itu, sejumlah surat dan kotak suara juga menjadi sasaran amukan massa aksi. Hingga berita terbit, belum diketahui berapa jumlah kerugian yang dialami. Termasuk apakah ada atau tidak petugas TPS yang menjadi korban.
Berita Terkini:
- Bupati Sumbawa Tekankan Peran Strategis PPNS dalam Sukseskan Program Pemerintah Daerah
- Bupati Lombok Timur Manfaatkan Program Desa Berdaya Tekan Angka Kemiskinan
- Pemkab Sumbawa Dukung Percepatan Pengembangan KEK Samota
- Pemkot Mataram Gelontorkan Rp3,76 Miliar Perbaikan Puskesmas Karang Taliwang
Pihak Polres Bima melalui kasi humas yang dihubungi NTBSatu malam ini belum memberikan keterangan. Hingga berita ini terbit, upaya konfirmasi yang dikirim via WhatsApp dan telepon tidak membuahkan hasil. (KHN)