Benih Bawang Putih Sembalun Hadapi Ancaman
Selong (NTBSatu) – Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur hingga sekarang dipersiapkan menjadi daerah penyangga benih bawang putih nasional.
Pada 2024, Lombok Timur akan kembali mendapatkan program bantuan pengembangan bawang putih. Program tersebut masuk melalui dua pintu, yaitu melalui upline seluas 439 hektare dan lewat champion bawang putih seluas 120 hektare.
Namun menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Lombok Timur, Fathullah Said, budi daya bawang putih Sembalun saat ini menemui sedikit tantangan.
Berita Terkini:
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras, Alami Luka Bakar 24 Persen
- Bandara Lombok Siaga Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026, Pergerakan Pesawat Diproyeksikan Naik 28 Persen
- Aliansi Rakyat Menggugat Desak Kejati NTB Tetapkan 15 Anggota DPRD sebagai Tersangka Dugaan Gratifikasi
- Mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi Ajukan Diri Jadi JC
Pada saat musim panen, mobilitas penjualan bawang putih basah ke luar cukup tinggi. Perlu diantisipasi agar tidak terjadi penurunan hasil panen.
“Setiap harinya ada 10 sampai 12 pikap turun bawa bawang putih. Satu pick up rata-rata membawa 1 sampai 1,5 ton. Dihitung, potensi benih yang hilang mencapai 15 ton per hari,” kata Fathullah, Senin, 13 November 2023.
Padahal untuk menyukseskan program budi daya tersebut, butuh benih bawang putih yang banyak, yaitu rata-rata 500 hingga 700 kilogram per hektare. Maka untuk program upline dan champion 2024 dibutuhkan benih 455 ton.
Namun di satu sisi, lancarnya aktivitas penjualan bawang putih ke luar juga patut disyukuri karena petani mendapatkan harga yang menggiurkan. (MKR)



