Selong (NTBSatu) – Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur hingga sekarang dipersiapkan menjadi daerah penyangga benih bawang putih nasional.
Pada 2024, Lombok Timur akan kembali mendapatkan program bantuan pengembangan bawang putih. Program tersebut masuk melalui dua pintu, yaitu melalui upline seluas 439 hektare dan lewat champion bawang putih seluas 120 hektare.
Namun menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Lombok Timur, Fathullah Said, budi daya bawang putih Sembalun saat ini menemui sedikit tantangan.
Berita Terkini:
- Tarik Ulur Kepentingan Hambat Pembangunan Pariwisata Meang, Warga dan Wisatawan Jadi “Korban”
- Pejabat Pemkab Lobar Disebut Berpeluang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi LCC
- Menteri Nusron Copot 6 Pejabat ATR/BPN Imbas Kasus Pagar Laut Tanggerang
- Jalan Rusak Parah, Warga Desa Batu Jangkih Lombok Tengah Harus Ditandu karena Sakit
Pada saat musim panen, mobilitas penjualan bawang putih basah ke luar cukup tinggi. Perlu diantisipasi agar tidak terjadi penurunan hasil panen.
“Setiap harinya ada 10 sampai 12 pikap turun bawa bawang putih. Satu pick up rata-rata membawa 1 sampai 1,5 ton. Dihitung, potensi benih yang hilang mencapai 15 ton per hari,” kata Fathullah, Senin, 13 November 2023.
Padahal untuk menyukseskan program budi daya tersebut, butuh benih bawang putih yang banyak, yaitu rata-rata 500 hingga 700 kilogram per hektare. Maka untuk program upline dan champion 2024 dibutuhkan benih 455 ton.
Namun di satu sisi, lancarnya aktivitas penjualan bawang putih ke luar juga patut disyukuri karena petani mendapatkan harga yang menggiurkan. (MKR)