Kode Keras Pj Gubernur NTB, Minta Pejabatnya Mundur Jika Tak Nyaman
Mataram (NTB Satu) – Dilantiknya Drs. H. Lalu Gita Ariadi menjadi Penjabat (Pj) Gubernur NTB pada 19 September 2023 kemarin, ternyata meninggalkan luka bagi sebagian orang. Termasuk dari pejabat Pemprov NTB sendiri.
Miq Gite, sapaan akrab Pj Gubernur NTB mengatakan, kehadirannya sebagai pimpinan baru di tataran Pemprov NTB ternyata menuai luka.
Termasuk ada pejabat Pemprov NTB yang menyatakan mundur jika dirinya terpilih menjadi Pj Gubernur NTB.
Berita Terkini:
- Kebijakan Upacara Senin, Siswa di Mataram Sesuaikan Ikrar dan Lagu Baru
- Pemkab Sumbawa Kebut Pembangunan PSN 2026, MBG hingga Industri Unggas Terintegrasi
- Target Cakupan ODGJ di Lombok Tengah Naik, Dinkes Minta Ambulans Khusus Jiwa
- NTB Perkuat Akses dan Persebaran Buku Tingkatkan Indeks Literasi
“Dengan kehadiran saya (Pj Gubernur) bahkan sudah ada teman-teman (Pejabat) yang mengatakan, daripada ingin tetap bergabung lebih baik keluar dari jabatan,” kata Miq Gite dalam sambutannya pada Sosialisasi Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2024 – 2026 di Hotel Lombok Raya, Jumat, 22 September 2023.
Kendati demikian, Miq Gite tidak mau ambil pusing soal itu. Ia mengaku, jika pejabat tersebut bertekad tidak ingin membersamainya lagi, ia mempersilkan pejabat itu keluar.
“Dua tiga hari saya menunggu apakah tekad untuk keluar dan tidak membersamai itu akan dilanjutkan, ataukah ada perubahan sikap, saya menunggu dengan segala kesabaran dan semuanya saya serahkan kepada teman-teman,” ucap Miq Gite.



