Pemkab Bima Tanggung Jawab Ke Korban Ambruknya Panggung “Festival Bima Ramah”
Mataram (NTB Satu) – Menyusul terjadinya insiden panggung ambruk pada kegiatan Festival Bima Ramah (FBR) II yang terjadi Sabtu pagi, 16 September 2023 dan menimbulkan korban dua orang dirawat di RSUD Bima, pegawai Pemda Bima meminta maaf atas insiden tersebut.
Kepala Bagian Umum, Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Bima, Kasmir bersama Syarifudin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, juga kepada Pimpinan Daerah.
“Saya selaku pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab terkait pemasangan peralatan kelistrikan dan panggung FBR menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda,” kata Kasmir, Selasa, 19 September 2023.
Berita Terkini:
- Penyelundupan 589.760 Batang Rokok Ilegal Digagalkan di Lembar
- Gandeng UT School dan PT Amman, Pemerintah KSB Resmi Luncurkan Program Beasiswa Mekanik Alat Berat
- BPKP Belum Hitung Kerugian Negara Kasus Pengadaan Combine Harvester di Sumbawa Barat
- Intimidasi Geng Motor dan Perang Kembang Api, Satpol PP Kota Mataram Perketat Pengamanan
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf kepada pejabat yang menjadi korban dari insiden tersebut. Ia juga mengaku akan bertanggung jawab atas insiden itu.
“Saya meminta maaf kepada para pejabat yang menjadi korban tersebut dan akan bersedia bertanggung jawab atas insiden yang terjadi,” tutupnya.
Sebelumnya, pada hari kedua pelaksanaan kegiatan FBR II, panggung yang digunakan tiba-tiba ambruk dan mengakibatkan 2 orang pejabat Pemkab Bima mengalami luka-luka.



