Pemkab Bima Tanggung Jawab Ke Korban Ambruknya Panggung “Festival Bima Ramah”
Mataram (NTB Satu) – Menyusul terjadinya insiden panggung ambruk pada kegiatan Festival Bima Ramah (FBR) II yang terjadi Sabtu pagi, 16 September 2023 dan menimbulkan korban dua orang dirawat di RSUD Bima, pegawai Pemda Bima meminta maaf atas insiden tersebut.
Kepala Bagian Umum, Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Bima, Kasmir bersama Syarifudin menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat, juga kepada Pimpinan Daerah.
“Saya selaku pejabat yang berwenang dan bertanggung jawab terkait pemasangan peralatan kelistrikan dan panggung FBR menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati, Wakil Bupati dan Forkopimda,” kata Kasmir, Selasa, 19 September 2023.
Berita Terkini:
- Pemerintah Larang Alih Fungsi Lahan Sawah di Daerah yang Belum Penuhi LP2B 87 Persen
- Bahlil Paparkan Empat Arahan Prabowo Usai Dilantik Jadi Ketua Harian DEN
- DPRD NTB Tetapkan Lima Calon Komisioner KI, Fit and Proper Test Digelar Maraton Dua Hari
- Data Dinamis, Dinsos Sumbawa Ingatkan Warga Segera Rekam Dukcapil Agar PBI JK tak Dinonaktifkan
Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf kepada pejabat yang menjadi korban dari insiden tersebut. Ia juga mengaku akan bertanggung jawab atas insiden itu.
“Saya meminta maaf kepada para pejabat yang menjadi korban tersebut dan akan bersedia bertanggung jawab atas insiden yang terjadi,” tutupnya.
Sebelumnya, pada hari kedua pelaksanaan kegiatan FBR II, panggung yang digunakan tiba-tiba ambruk dan mengakibatkan 2 orang pejabat Pemkab Bima mengalami luka-luka.



