Tutup MTQ ke-16, Wali Kota Ungkap Proses Panjang Wujudkan Kota Bima Terhormat
Mataram (NTB Satu) – Perjalanan serta proses panjang membangun Kota Bima sebagai Smart City merupakan upaya Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat berbasis digitalisasi.
“Artinya kita telah melangkah dan melompat begitu jauh. Semoga lompatan ini tetap dipertahankan sehingga Kota Bima menjadi Kota yang terhormat dan sejajar dengan kota lainnya dalam pelayanan kepada masyarakat.”
Hal itu disampaikan H. Muhammad Lutfi, SE pada acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XVI Tingkat Kota Bima, bertempat di Halaman Terminal Kumbe Kelurahan Kumbe. Sabtu, 26 Agustus 2023.
HM Lutfi mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kota Bima, karena program yang telah dicanangkan selama 5 tahun berjalan tanpa kendala apapun.
Baca Juga:
- Di Tengah Kendala Biaya, Gubernur Iqbal Fasilitasi Rujukan Pasien Kritis ke RSUD NTB
- Terdakwa Kasus Gratifikasi DPRD NTB Singgung Penerima Uang di Depan Hakim
- Menuju Pusat Rujukan Timur NTB, Menkes Budi dan Gubernur Iqbal Tinjau Pengembangan RSUD Kota Bima
- Sidang Perdana Kasus Gratifikasi DPRD NTB, Jaksa Ungkap Modus Ubah Program Jadi Uang Tunai
“Ini berkat keberhasilan program yang telah dilaksanakan hingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kota Bima,” ucapnya.
HM Lutfi mengungkapkan bahwa dirinya dianugerahkan sebagai tokoh Indonesia oleh Majalah Tempo edisi 29 Agustus 2023. Ia mengaku, penghargaan ini menunjukkan bahwa begitu banyak yang telah dicapai serta membuktikan bahwa daerah ini sejajar dengan kota-kota lain. Meskipun dengan keterbatasan, tapi pembangunan yang ada selalu tepat sasaran.
“4 tahun berturut-turut Kota Bima meraih penghargaan dari Bappenas yang selama ini mungkin hanya mimpi, tapi mimpi itu menjadi kenyataan yang kita nikmati,” tuturnya.
Pada kesempatan ini, Wali Kota Bima didampingi Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Eliya H. Muhammad Lutfi, Sekretaris Daerah Kota Bima, seluruh Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, Camat dan Lurah. Selain itu, turut hadir Ketua MUI Kota Bima, tokoh agama serta tokoh masyarakat di Kecamatan Rasanae Timur. (R*)



