Kebakaran Rinjani Tahun Ini Menjadi yang Terbesar dalam 3 Tahun Terakhir
Mataram (NTB Satu) – Kawasan hutan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terbakar sejak Jumat, 4 Agustus 2023 hingga Selasa, 8 Agustus 2023.
Menurut Kepala Bidang Tata Usaha BTNGR, Dwi Pangestu, kebakaran hebat itu menghanguskan kawasan hutan seluas 205 hektare.
Akibat kebakaran tersebut, sejumlah tanaman dan satwa yang berada di hutan Gunung Rinjani terbakar.
Selain itu, kebakaran juga berimbas pada penutupan dua jalur pendakian, yakni jalur pendakian Aiq Berik Lombok Tengah, dan jalur Tetebatu Kabupaten Lombok Timur.
Baca Juga:
- Ditunda, Groundbreaking Proyek Hilirisasi Unggas Sumbawa Ikuti Jadwal Presiden
- TPG Gaji ke-13 Belum Cair, Disdik Mataram Jelaskan Penyebab Keterlambatan
- BPK Periksa Piutang, PAD, hingga BLUD Lombok Timur
- Realisasi Investasi NTB 2025 Tembus Rp61,10 Triliun
Kebakaran ini sekaligus menjadi kebakaran terbesar dalam tiga tahun terakhir di wilayah Taman Nasional Gunung Rinjani.
Di mana pada 2022, terjadi satu kebakaran yang menghanguskan lahan 18,2 hektare. Kemudian pada 2021 terjadi tiga kali kebakaran hutan dan menghanguskan 89,8 hektare lahan.
Kebakaran yang terjadi pada 2021 dan 2022 itu, kata Dwi, terjadi di wilayah Jalur Pendakian Sembalun.
“Biasanya daerah Sembalun saja, jalur lainnya jarang,” ucap Dwi.(MKR)



