Rendahnya Keterwakilan Perempuan di DPRD NTB Jadi Tantangan Pemilu 2024
Mataram (NTB) – Keterwakilan perempuan di lembaga legislatif di provinsi Nusa Tenggara Barat sangat mengkhawatirkan. Kondisi semacam ini dikhawatirkan berdampak pada dominasi laki-laki dalam setiap mengambil kebijakan daerah.
Ketua KPU NTB Suhardi Soud mengatakan, saat ini hanya ada 1 perwakilan perempuan dari 65 anggota DPRD NTB. Dia adalah Baiq Isvie Rupaeda yang menjadi ketua dewan.
Baca Juga:
- MK Putuskan Polisi Aktif Isi Jabatan Sipil Harus Diatur Lewat Undang-Undang
- SBY Sebut Perang Dunia Ketiga Sangat Mungkin Terjadi, Minta PBB Bergerak Cepat
- Ingin Ziarah? Berikut Daftar Lima Makam Keramat Paling Bersejarah di Lombok
- Pengunjung 2025 Tembus 44 Ribu, Museum NTB Fokus Bangun Inovasi dan Benahi Fasilitas
“Terdapat 50,08 % atau 2.001.493 pemilih perempuan. Namun fakta menunjukkan bahwa hasil pemilu 2019 menempatkan NTB secara nasional paling rendah persentase perempuan di legislatif. Hanya 1 dari 65 anggota DPRD NTB,” ujarnya Selasa, 25 Juli 2023.
Pada setiap gelaran Pemilu, ia menjelaskan, persoalan mengenai minimnya keterlibatan perempuan menjadi pekerjaan rumah bagi semua pihak.



