Kadis Dikbud NTB Tanggapi Protes Wali Murid, Sebut Ada Pemaksaan Masuk Sekolah Favorit
Mataram (NTB Satu) – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB, Dr. Aidy Furqan menanggapi aksi protes wali murid yang dilakukan di kantornya, Selasa, 18 Juli 2023.
Manangkis aksi protes itu, ia mengatakan Dikbud telah melaksanakan tugas sesuai dengan kewenangannya.
Keputusan memindahkan siswa yang tak diterima di jalur zonasi, bertujuan pendistribusian yang merata ke sekolah-sekolah yang belum memenuhi kuota siswa.
Baca Juga:
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Lombok Timur Rampung, Koperasi Mulai Lakukan Uji Coba
- Tak Harus Bersepeda, Bupati LAZ Pilih Cara “Sunyi” Hemat Energi di Lombok Barat
- Pemprov Mau Gugat Balik Gedung Wanita dan Kantor Bawaslu NTB, Pakar: Jangan Sampai Tampar Diri Sendiri
- Bursa Ketua Demokrat NTB Mulai Memanas, Amrul Jihadi Optimis Jadi Calon
Keputusan ini bukan tanpa dasar, karena ia mengaku merujuk pada aturan, tugas dan kewenangannya.
“Dikbud sesuai tugas dan kewenangannya yang ditugaskan. Pada Permendikbud dan Pergub 2021 melakukan distribusi ke sekolah-sekolah yang masih tersedia kuota peserta didik baru,” ujarnya saat dikonfirmasi NTB Satu Rabu, 19 Juli 2023.



