Lombok Barat
Bacaleg PDIP Lombok Barat yang Dikeroyok Warga Mengaku Korban Kabar Hoaks
Mataram (NTB Satu) – SS (50), akhirnya angkat bicara soal insiden penganiayaan berat yang dialami Selasa, 18 Juli 2023 lalu. Bakal Calon Anggota Legislatif (Caleg) PDI Perjuangan ini mengaku jadi korban kabar hoaks.
Kuasa Hukum keluarga SS, Tohri Azhari mengungkapkan, kliennya yang diduga melakukan persetubuhan terhadap anak kandungnya adalah fitnah.
Baca Juga:
- Tiga Terduga Pengedar Sabu di Lambu Bima Ditangkap Polisi
- Beban Rp1,6 Miliar per Bulan, Layanan PJU Lombok Timur Baru Capai 64 Persen
- Muhsinin Tours Berangkatkan 22 Jemaah Haji Khusus, Fasilitas Tenda Zona A Mina
- Kuota BBM Subsidi Lombok Tengah Jebol, Disperindag Hentikan Layanan Barcode Baru
Ia menjelaskan rangkaian kejadian berawal, ketika salah satu anak laki laki SS diduga diculik dan intimidasi oleh salah seorang oknum warga.
Setelah diculik, anak SS dipaksa melaporkan ke Polres Lombok Barat.
Isi laporan, bahwa telah terjadi persetubuhan yang dilakukan bapaknya terhadap adiknya.



