Pria Paruh Baya di Sekotong Diamuk Warga, Diduga Setubuhi Anak Kandung
Mataram (NTB Satu) – Seorang pria inisial SS (50) asal Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, diamuk warga setempat. Dia diduga kuat menyetubuhi anak kandungnya.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, pengeroyokan berawal dari pengumuman yang disampaikan salah seorang warga setempat melalui pengeras suara di masjid.
Baca Juga:
- Polda Kantongi Kerugian Negara Rp2,8 Miliar Kasus DAK Dikbud NTB
- Daging Ayam Picu Inflasi Tertinggi di Mataram, Diduga Akibat Borongan Pasokan untuk MBG
- Nasib Tenaga Non-ASN Pemkab Sumbawa di Tengah Pengetatan Disiplin Pegawai
- Tersangka Korupsi Pembangunan Puskesmas Batu Jangkih Diserahkan ke Penuntut Umum
Masyarakat diminta berkumpul dan menangkap SS atas perbuatan kepada anaknya. Hanya beberapa saat, masyarakat berkumpul dan mencari terduga pelaku.
“SS akhirnya ditemukan oleh warga. Saat itu juga warga langsung menyerangnya,” ucap Kabid Humas.
Beruntunganya, Kapolsek Sekotong bersama anggotanya dan sejumlah tokoh masyarakat setempat tiba di lokasi untuk menyelamatkan pria paruh baya tersebut.



