Pria Paruh Baya di Sekotong Diamuk Warga, Diduga Setubuhi Anak Kandung
Mataram (NTB Satu) – Seorang pria inisial SS (50) asal Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, diamuk warga setempat. Dia diduga kuat menyetubuhi anak kandungnya.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, pengeroyokan berawal dari pengumuman yang disampaikan salah seorang warga setempat melalui pengeras suara di masjid.
Baca Juga:
- Pengakuan Eks Kapolres Bima Kota Usai Dipecat: Bantah Terima Uang Bandar, Akui Pakai Narkoba Sejak 2019
- Istri dan Polwan Bawahan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Positif Narkoba
- Pendaftar Kepala SMA Sederajat di NTB Capai 166 Orang
- Kesepakatan Dagang Indonesia dan AS Capai Rp647 Triliun Jelang Pertemuan Prabowo-Trump
Masyarakat diminta berkumpul dan menangkap SS atas perbuatan kepada anaknya. Hanya beberapa saat, masyarakat berkumpul dan mencari terduga pelaku.
“SS akhirnya ditemukan oleh warga. Saat itu juga warga langsung menyerangnya,” ucap Kabid Humas.
Beruntunganya, Kapolsek Sekotong bersama anggotanya dan sejumlah tokoh masyarakat setempat tiba di lokasi untuk menyelamatkan pria paruh baya tersebut.



