BMKG Jelaskan Penyebab NTB Diguyur Hujan padahal Musim Kemarau
Mataram (NTB Satu) – Sekitar satu pekan terakhir, beberapa daerah di NTB terus diguyur hujan. Padahal, saat ini wilayah NTB sudah memasuki musim kemarau.
Namun menurut BMKG Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (Stamet ZAM), cuaca di wilayah NTB masih menunjukan adanya potensi pembentukan awan hujan yang cukup intensif dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga:
- Wabup Ansori Apresiasi Multiplier Effect Program MBG, Penuhi Gizi Anak dan Serap Tenaga Kerja
- Efek Relokasi Puskesmas Mataram: SDN 19 Dimerger, Kantor Lurah Barat Ikut Bergeser
- BMKG Peringatkan NTB Waspada Gelombang Tinggi di Laut Selatan 7-8 Januari 2026
- Skema Baru TPG 2026 Dibayar Bulanan, Dikpora NTB Sebut Belum Sepenuhnya Terealisasi
Kondisi ini dipicu oleh adanya aktivitas gelombang Kelvin, Rossby ekuatorial, Madden Julian Oscillation (MJO), serta adanya Pertemuan Massa Udara (konvergensi) di wilayah NTB.
“Kondisi labilitas lokal di wilayah NTB yang cukup kuat dan kelembapan lapisan atas yang cukup basah juga mendukung proses konvektif pada skala lokal di sebagian besar wilayah NTB,” kata Kepala BMKG Stamet ZAM, Herin Huntri, Senin, 10 Juli 2023.



