Perkara Alsintan, Terungkap Terdakwa Manfaatkan Bantuan untuk Jadi Caleg DPRD Lombok Timur
Mataram (NTB Satu) – Terdakwa kasus korupsi program penyaluran alat dan mesin pertanian (Alsintan) tahun 2018, Saprudin, terungkap memanfaatkannya sebagai kepentingan politik.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa mantan anggota DPRD Lombok Timur menggunakan anggaran Alsintan untuk berkampanye.
“Selain dikelola secara pribadi, ada juga untuk masing-masing anggota tim sukses Saprudin,” kata JPU yang diwakili Yuli Partimi, Rabu, 3 Mei 2023.
Menurut kejaksaan, sebanyak 14 unit traktor roda dua yang terbagi ke tim sukses Saprudin. Penyidik telah menyita enam di antaranya. Sisanya tidak dapat terdeteksi dalam proses penyidikan kejaksaan.
Sedangkan Alsintan yang ada pada terdakwa Asri Mardianto, JPU menyebut ada yang telah tergadai dengan harga Rp35 juta. Sebagiannya ke pihak keluarga dan rekan Asri.
“Tujuannya untuk menarik simpati masyarakat agar Saprudin terpilih menjadi anggota DPRD Lombok Timur (Lotim) Tahun 2019,” ujarnya.
Asri Mardianto, sambung Yuli, menerima perintah dari Saprudin yang saat itu menjabat sebagai anggota legislatif tahun 2018. Saprudin memintanya membentuk tiga Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA), yakni, UPJA Lemor Maju, UPJA Cahaya Pelita, dan UPJA Pelita Jaya.
Lihat juga:
- Besok, Pemkab Sumbawa Barat dan AMNT Gelar Kick-Off Beasiswa UT School
- Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Tanjung Menangis Sumbawa
- Anggaran Desa Berdaya Pemprov NTB Tak Sama, Bergantung Jumlah Keluarga Miskin Ekstrem
- Sebut Radiet Dipukul dari Belakang, Tim Hotman 911 Ragukan Bukti Kuku dan Hasil Visum
- Dipaksa Menikah karena Pulang Malam, Pelajar SMP di Pujut Kini dalam Pendampingan
- Perlawanan Brigadir Rizka Ditolak Hakim, Sidang Pembunuhan Brigadir Esco Berlanjut


