Ini Strategi Nenek dan Cucu Pengedar Sabu-Sabu di Cakranegara Menjual Barangnya
Mataram (NTB Satu) – Peran perempuan paruh baya inisial A (65) dan cucunya NH (19), pengedar narkotika jenis sabu-sabu di daerah Cakranegara, Kota Mataram terungkap.
Kasat Narkoba Polresta Mataram, AKP I Made Dimas Widyantara menjelaskan, NH bertugas menginformasikan kepada A bahwa ada pembeli.
“Sedangkan sang nenek bertugas menyiapkan pesanan barang haram tersebut,” kata AKP Dimas kepada NTB Satu di ruangannya, Kamis, 27 April 2023.
Sekarang keduanya masih menjalani penahanan oleh Sat Narkoba Polresta Mataram. “Sementara ini, keduanya dan barang bukti masih kami tahan selama 3 kali 24 jam sebelum kami proses lebih lanjut,” sambungnya.
AKP Dimas menjelaskan, dugaan sementara keduanya mendapatkan barang haram tersebut dari seorang berinisial F.
Namun terkait asal dan cara keduanya mendapatkan sabu-sabu, Made Dimas tidak berkomentar banyak. Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui keberadaan F. “Sedang kami cari,” katanya.
Sebagai informasi, Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Mataram menangkap A dan NH di Kelurahan Taliwang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram kemarin malam. Mereka diduga mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu.
Tim Opsnal juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti Narkotika jenis sabu seberat bruto 3,38 gram. Kemudian, keranjang gelas mineral berwarna merah muda berisikan 8 klip bening. Dan alat komunikasi dan uang tunai berjumlah Rp17 juta.
Atas perbuatannya, keduanya terduga pelaku terjerat pasal 114 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman dua belas tahun penjara. (KHN)
Lihat juga:
- NTB Perkuat Akses dan Persebaran Buku Tingkatkan Indeks Literasi
- Oknum Tuan Guru di Lotim Diduga Setubuhi Santriwati Selama 10 Tahun
- Jelang TKA SD dan SMP 2026 di Mataram: Sekolah Fokuskan Literasi–Numerasi, Sarpras Jadi Catatan
- Waspada LSD, Kabupaten Sumbawa Perketat Pengawasan Lalu Lintas Sapi dan Kerbau
- Februari 2026, Pejabat Pemprov NTB Pakai Kendaraan Listrik
- Bawaslu dan Pramuka Lombok Barat Perkuat Sinergi Kawal Demokrasi Partisipatif



