Potret Ukhuwah Islamiyah Melalui Pawai Takbiran di Desa Midang

Mataram (NTB Satu) – Pawai takbiran yang selama ini menjadi tradisi di malam Idul Fitri, kembali digelar di sejumlah daerah di NTB. Khusus untuk tahun ini, digelar di Kecamatan masing-masing.
Seperti Pawai Takbiran ini diikuti oleh ribuan masyarakat Desa Midang Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.
Pawai diikuti dari 6 dusun yang berbeda. Para peserta pawai takbiran mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid sepanjang jalan raya Desa Midang, membuat suasana menjadi gegap gempita dan meriah.
Support Pemerintah Desa Midang melalui Karang Taruna “Berdikari” membantu melaksanakan pawai takbiran dengan tajuk Gema Takbiran “Berdikari” Karang Taruna Desa Midang.
Enam Dusun yang di antaranya, Dusun Midang, Dusun Belencong, Dusun Penanggak, Dusun Gegutu Telaga, Dusun Ledang, dan Dusun Belencong Bagek.
Pawai ini dihadiri oleh Camat Gunungsari, Mudatsir, S.IP., dan BPD Desa Midang selaku tamu undangan, tahun ini adalah kali kedua event seperti ini diadakan oleh pemerintah Desa, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2019 yang lalu.

Pawai Takbiran digelar sebagai sarana mempererat hubungan silaturrahim antar masyarakat Desa Midang yang dibalut dalam kemeriahan hari kemenangan.
“Acara ini dilaksanakan untuk mempererat hubungan silaturrahim antar tokoh masyarakat, tokoh agama, terlebih lagi tokoh pemuda yang ada se-Desa Midang untuk sama-sama memeriahkan hari kemenangan,” Kata Khairul Fahmi, SH., ME., Ketua Karang Taruna “Berdikari” Desa Midang kepada NTB Satu, Jumat 21 April 2023.
Ia juga mengatakan bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas untuk mengamankan lalu lintas agar semua pengguna jalan dapat dengan nyaman melintas di jalan ini.
Gema Takbiran Karang Taruna “Berdikari” Desa Midang ini diharapkan menjadi sarana untuk membangun ukhuwah persatuan seluruh warga Desa Midang dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
“Harapannya dengan acara ini, terbangun persatuan seluruh warga Desa Midang. Event ini akan terus kita adakan, di tahun depan pemerintah Desa akan mengadakan pawai takbiran dengan skup yang lebih luas dan lebih meriah,” ungkap Kepala Desa Midang, Syamsudin, S.Sos. (WIL)
Lihat juga:
- Pasca Pembakaran Gedung DPRD NTB, Gubernur Iqbal Sesalkan Aksi Ditunggangi Anarkisme
- Polisi Sebut Tak Ada Massa yang Diamankan saat Aksi di DPRD NTB
- Semua Dokumen DPRD NTB Ludes Terbakar, Parlemen Pindah ke Tenda
- Perbedaan Tampak Rumah Pribadi Sahroni Setelah Diamuk Warga
- Pelajar Terlibat Aksi Bakar Gedung DPRD NTB Bakal Ditindak Tegas
- Gubernur Iqbal Bertemu Tokoh dan Ulama, Ajak Masyarakat NTB Tak Mudah Terprovokasi