Sumbawa Barat

Banjir “Kepung” Taliwang Sumbawa Barat

Mataram (NTB Satu) – Hujan deras Senin 13 Februari 2023 memicu luapan Sungai Brang Rea, Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Akibatnya rumah di sekitar aliran sungai, khususnya di Kecamatan Taliwang tergenang.

Selain luberan air dari sungai utama Brang Rea, anak sungai yang jadi jalur tersebut juga turut meluap, sehingga memperparah genangan di Kota Taliwang dan sekitarnya.

Enam desa terdampak banjir, seperti Desa Sapugara Bree, Desa Seminar Salit, Desa Beru, Desa Tepas, Desa Sepakat dan Desa Tamekan. Sementara di wilayah Kota, hampir seluruh kelurahan di Kota Taliwang terdampak. Seperti Kelurahan Sampir, Kelurahan Bugis, Kelurahan Kuang, Sampir dan Arken.

Hanya Kelurahan Menala yang jadi pusat kota Taliwang yang tidak terlalu terdampak.

IKLAN

“Hampir semua wilayah di Taliwang terendam banjir. Hanya sebagian di Kelurahan Manala yang nggak kena, termasuk di KTC (Kemuter Telu Center),” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD KSB, Saiful Arif kepada ntbsatu.com via ponsel, Selasa 14 Februari 2023.

Hingga berita ini ditulis, air belum seluruhnya surut dari Kota Taliwang. Sementara dampaknya masih terus dilakukan pendataan.

Rincian sementara dampak banjir KSB :

Desa Seminar Salit 14 rumah terdampak atau 56 jiwa

Desa Tepas Sepakat 270 rumah terdampak atau 1.080 jiwa

Desa Tepas 623 rumah terdampak atau 2.492 jiwa

Desa Beru Kecamatan Brang Rea 569 rumah atau kurang lebih 2.276 jiwa

Dusun Bree, Dusun Sapugara, Dusun Ponjok Desa Sapugara Bree 985 rumah atau 3.904 jiwa

Desa Tamekan Kecamatan Taliwang masih dalam pendataan

Kelurahan Sampir 500 rumah atau 2.000 jiwa

Kelurahan Menala masih dalam pendatan

Kelurahan Bugis masih dalam pendataan

Saat ini Satgas Penanganan Bencana BPBD Kabupaten Sumbawa Barat melakukan pantauan dan membantu sebagian masyarakat untuk evakuasi barang-barang mereka. Sejalan dengan itu, dilakukan pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak.

“Saat ini bantuan segera yang dibutuhkan, logistik berupa makanan cepat saji seperti air mineral, roti dan mie instan. Termasuk selimut dan Tikar,” ujar Saiful.

Sementara di sisi lain, TNI dan Polri juga terjun ke lokasi untuk membantu para korban banjir termasuk evakuasi barang barang.

Kapolres AKBP Heru Muslimin S.ik M.ip turun langsung bersama Kasat Intel, Danramil Taliwang, Kapolsek Brang Rea, Babinsa Bhabinkamtibmas. Mereka membantu evakuasi dan membersihkan rumah warga.

“Kami dari kepolisian memberikan imbauan kepada masyarakat supaya mematikan listrik agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan. Juga untuk antisipasi dan ingatkan kewaspadaan bagi warga yang lokasi tempat tinggalnya di pinggir sungai. Kami juga terjunkan tim patroli untuk amankan rumah warga yang ditinggal mengungsi,” jelas Kapolres. (HAK)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button